Warga Diajak Kurangi Makan Nasi

  • Whatsapp

SUNGAILIAT- Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka, Elius Gani mengajak warga untuk mengurangi konsumsi nasi. Menurutnya konsumsi harian masyarakat Bangka melewati batas jumlah kalori yang diperlukan.

“Dalam sehari manusia hanya memerlukan 2.400 kalori namun nyatanya pola makan masyarakat Bangka melebih dari jumlah tersebut,” kata Elius Gani kepada wartawan, Selasa (8/10/2019).

Menurutnya, dari hasil survei tersebut, pola makan masyarakat saat ini berlebih karbohidrat dimana kebiasaan dari makan pagi hingga malam hari selalu mengonsumsi nasi.

Dinas pangan, lanjut Elius, terus mengajak masyarakat lewat 62 kelompok wanita tani agar bisa mengganti konsumsi nasi dengan bahan pangan lainnya.

“Kita tidak melarang masyarakat untuk makan nasi tapi harus beragam misalnya mengkonsumsi juga ubi, bijur (ubi jalar-red) ataupun talas jadi jangan nasi terus dari pagi sampai malam,” jelasnya.

Menurutnya, dengan kebiasaan makan nasi tersebut menyebabkan tingginya penderita diabetes di Bangka sehingga pihaknya terus aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kita ini biasanya kurang makan sayur sama buah, ditambah kalau makan mi juga sama nasi padahal keduanya sama-sama karbohidrat, kalau kelebihan ini kan bisa menjadi gula dan menyebabkan diabetes,” terang Elius.

Dia menambahkan, pihaknya melalui kelompok wanita tani juga melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah dan ibu-ibu agar dapat merubah pola makannya.

“Mengapa kita lebih ke ibu-ibu karena soal masakan pasti urusan ibu-ibu jadi ini yang sedang kita teruskan agar hidup dan pola makan kita sehat,” ungkapnya.

Elius juga menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan lahan perkarangan rumah untuk membuat bahan atau sumber makanan sendiri.

“Lahan-lahan rumah kita ini bisa kita manfaatkan dengan menanam sayur atau buah-buahan, jadi kalau mau sayur tinggal ambil sendiri,” tambah Elius.(mla/10)

Related posts