Warga Binaan Diminta Sampaikan Hak Pilih Sesuai Hanura

  • Whatsapp

Berpengaruh bagi Arah Masa Depan Bangsa

SUNGAILIAT – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kelas II B Sungailiat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang masuk dalam daftar pemilih tetap diminta untuk menyampaikan hak pilihnya sesuai hati nuraninya (Hanura) pada pemilu 17 April 2019.

Kepala Lapas Kelas II B Sungailiat, Faozul Ansori melalui Kasi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Al Ihsan di Sungailiat, Minggu, minta agar seluruh WBP yang masuk dalam DPT untuk menyampaikan hak pilihnya sesuai dengan hati nuraninya guna turun membangun negara selama lima tahun ke depan.

“WBP mempunyai hak pilih yang mendapat perlindungan jaminan dan kepastian dari pemerintah, karena suara mereka juga sangat berpengaruh bagi arah masa depan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Guna mendukung kelancaran pelaksanaan pemilu 2019, pihaknya melakukan koordinasi baik dengan pihak penyelenggara maupun pihak dinas kependudukan dan catatan sipil setempat untuk melakukan perekaman data kependudukan E-KTP, yang diselenggarakan serentak seluruh Indonesia.

Pengalaman pelaksanaan pemilihan kepala daerah sebelumnya kata dia, berjalan lancar sesuai yang diharapkan, warga binaan yang masuk dalam DPT menyampaikan hak pilihnya sesuai hati nuraninya di tempat pemungutan suara yang sudah ditetapkan.

“Bekerja sama dengan pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, KPU, Bawasalu, kami melakukan perekaman data Kependudukan E-KTP kepada 125 WBP guna memastikan narapidana atau tahanan di lembaga pemasyarakatan bisa menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019,” ungkapnya.

Perekaman data E-KTP berlangsung serentak diseluruh Lapas dan Rutan diseluruh Indonesia sejak tanggal 17 Januari sampai 19 Januari 2019.

Kegiatan perekaman data kependudukan E-KTP waktu itu, bagi WBP disaksikan langsung Menkumham, Mendagri, Ketua KPU, Ketua Bawaslu dan Ombudsemen yang di pusatkan di Lapas Narkotika Jakarta melalui aplikasi zoom atau teleconference.(ant/3).

Related posts