by

Wanita Cantik Pembobol Tahanan Dicokok

TAHANAN KABUR – Rt, tahanan wanita yang kabur setelah membobol plafon sel tahanan Polsek Taman Sari sepekan lalu kembali berhasil diringkus Kamis (8/11/2018). Tampak pelaku berikut barang bukti hasil curian diamankan petugas Polsek Taman Sari. (foto: Koko Sadmoko)

Kelabui Petugas Nyamar Pake Jilbab
Terlibat Banyak TKP Kasus Curat

PANGKALPINANG – Usai sudah pelarian Rt (25), tahanan wanita yang melarikan diri dari tahanan sel Polsek Taman Sari Pangkalpinang.
Wanita cantik yang terlibat dalam banyak TKP kasus pencurian dengan pemberatan itu, sebelumnya kabur setelah membobol plafon ruang tahanan pada Jumat pekan lalu (2/11/ 2018).
Sayang, sepak terjangnya kembali terhenti lantaran lebih dulu diamankan Tim Buser Polsek Taman Sari, Kamis sore (8/11/2018) di sebuah rumah kosong di kawasan Kacang Pedang.
“Pelaku pencurian yang sempat melarikan diri berhasil kami amankan disebuah rumah kosong kawasan Kacang Pedang, berkat informasi masyarakat,” terang Kapolsek Taman Sari AKP Junaidi, tadi malam (8/11/2018).
Dikatakan Junaidi, pelaku sempat mengelabui petugas dengan menyamar menggunakan jilbab dan mengaku bukan bernama Rita.
“Pelaku sempat mengelak saat kami tanyakan identitas, beruntung anggota mengetahui ciri-ciri pelaku,” jelas Kapolsek.
Diketahui, wanita asal Sungai Selan ini ditangkap karena diduga sebagai pelaku pencurian di kediaman Eko warga Jalan Usman Ambon, Kelurahan Kejaksaan pada Rabu (31/10/2018).
Rt sendiri diamankan Polisi bersama warga pada hari yang sama. Sementara rekan wanita satu komplotan dengannya berinisial Rk hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas.
Terpisah Rt, mengaku melarikan diri karena kangen terhadap anaknya. Kesempatan kabur dilakukan Rt ketika kondisi sudah sepi dan semua orang terlelap.
“Saya gunakan meja untuk naik dan merusak plafon tahanan, kemudian saya berjalan kaki melewati jalan trem menuju rumah kakak saya di Air Itam untuk melihat anak saya,” bebernya
Rt melanjutkan sempat bersembunyi di hutan sebelum tinggal di rumah kosong di Kelurahan Kacang Pedang.
“Sambil menunggu waktu yang aman rencananya saya akan berpindah-pindah tempat,” tukasnya.
Dalam penangkapan polisi juga berhasil mengamankan 3 unit HP, toples, gelas, beserta peralatan rumah tangga lainnya.
Polisi menjerat Rt dengan Pasal 363 ayat 1 dan 4 KUHP atas tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 7 tahun. (das/6)

Comment

BERITA TERBARU