Wakil Gubernur Buka Belitung Expo 2019

  • Whatsapp
Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fattah secara resmi membuka Belitung Expo 2019, yang berlangsung di Pantai Wisata Tanjung Pendam, Belitung, Senin, (01/07/2019), diikuti dengan Pemukulan Gong oleh Bupati Belitung.(foto: yan).

Peringati Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke- 181

Tanjungpandan – Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fattah secara resmi membuka Belitung Expo 2019, yang berlangsung di Pantai Wisata Tanjung Pendam, Belitung, Senin, (01/07/2019).

Turut hadir saat pembukaan, Bupati Belitung, Sahani Saleh, Wakil Bupati Isyak Meirobi, Ketua DPRD Taufik Rizani, Forkopimda, OPD di Lingkungan Pemkab Belitung, dan pelaku usaha.

Belitung Expo digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tanjungpandan yang ke- 181 Tahun 2019 mengambil tema “Dengan Memperingati Hari Jadi Kota Tanjungpandan Ke-181, Kita Wujudkan Masyarakat Belitung yang Memiliki Ekonomi Berkeadilan, Berdaya Saing dan Inovatif”.

Belitung Expo yang akan berlangsung selama lima hari hingga 5 Juli mendatang itu, disambut antusias pelaku UMKM. Tidak kurang dari 100 Peserta turut berpartisipasi. Peserta datang dari berbagai daerah Belitung dan luar Belitung.

Belitung Expo ini, menjadi ajang promosi dengan memamerkan produk-produk unggulan dibidang investasi, Wisata Nusantara dan UMKM. Sembilan Peserta berasal dari luar Belitung, dari Kementerian Pariwisata dan Kementerian tenaga kerja dan Dinas Pariwisata Provinsi Bangka Belitung.

Dalam sambutannya, Wagub Abdul Fattah memberikan apresiasi kepada Bupati yang betul-betul memaknai Belitung Expo. “Bupati sudah membuka peluang kepada pelaku usaha untuk memasarkan produk,” kata Wagub.

Wagub menilai, Belitung Expo ini merupakan hal yang sangat menarik dan merupakan dunia pendidikan bagi pelaku usaha dan masyarakat. “Ini pekan promosi bagi pelaku usaha dan akan menambah gairah,” ujar Wagub.

Sementara itu, Bupati Belitung, Sahani Saleh menceritakan lahan Pantai wisata Tanjung Pendam nyaris berpindah tangan kepada oknum pejabat ketika itu, dan segera terbit SKT ketika PT. Tmah tak mampu membayar royalti kepada Pemda. “Sekitar tahun 1990, PT. Timah tidak mampu membayar royalti kepada Pemda Belitung, lahan ini sebagai jaminan untuk diserahkan kepada Pemda,” kata Sanem, panggilan Bupati Belitung.

Kepala Dinas Perdagangan, UMKM dan Tenaga Kerja, Adnizar menyebut, ada 40 peserta menempati stand didalam gedung dan sisanya 60 berada diluar gedung. “Rencananya 25 peserta dari luar Belitung, tapi mundur terkendala harga tiket yang mahal,” sebut Adnizar.

Belitung Expo yang berlagsung dari pagi hingga malam hari. “Pada malam hari akan diisi hiburan rakyat hingga pukul 10 malam,” jelas Adnizar.

Ia berharap kepada UMKM , dapat melaksanakan kegiatan secara mendiri tanpa disupport dari Pemda. Karena, Pemda ditambahkannya, hanya memfasilitasi dan UMKM dapat mengikuti pameran secara mandiri dan ada produk UMKM masuk skala ekspor. (yan/3).

Related posts