by

Wagub Ingin Provinsi Sumbagsel Ikut Pikirkan Harga Lada

Hadiri Halal Bi Halal Masyarakat Sumbagsel

PANGKALPINANG – Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah, Minggu (22/7/2018) pagi, menghadiri acara Halal Bi Halal Masyarakat Sriwijaya Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) termasuk didalamnya Bangka Belitung.

Kegiatan yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata RI Jalan Merdeka Merdeka Barat Gambir, Jakarta Pusat, mengusung tema “Dengan Silaturahmi dan Halal Bi Halal Kita Tingkatkan Peran Serta Masyarakat Dalam Meningkatkan Kualitas Pembangunan Ekonomi dan Sosial Budaya” itu, turut dihadiri Hatta Rajasa, Susno Duaji, Wakil Ketua DPRD Babel, dan sejumlah tokoh masyarakat Sumbagsel.

Wakil Gubernur dalam kesempatan itu menyampaikan rasa senangnya bisa hadir bersama-sama masyarakat Sumbagsel gabungan dari lima provinsi yang ada di Sumatera Bagian Selatan dalam acara Halal Bi Halal ini.

Disamping itu, Wagub Abdul Fatah juga menyampaikan keinginannya agar provinsi yang ada dalam Sumbagsel ini, ikut memilikirkan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat di Provinsi Sumbagsel ini.

“Saya ingin lima provinsi yang tergabung ke dalam Sumbagsel ini, agar sama-sama memikirkan apa yang diinginkan oleh masyarakat di masing-masing daerah Sumbagsel, salah satunya harga lada di tingkat petani. Kita tahu bersama harga lada untuk wilayah Sumbagsel ini jatuh hingga 50 persen per kilogram,” kata Wakil Gubernur.

Menurut Wakil Gubernur Abdul Fatah, kalau di lihat di Supermarket harga Lada per on saja sudah cukup tinggi. Kenapa harga Lada di tingkat petani bisa rendah?

“Anehnya lagi, kita adalah penghasil lada nomor dua di dunia setelah vietnam, tapi kenapa kita malah ekspor ladanya ke Vietnam,” ujar Wagub.

Wagub menyebutkan, khususnya di Babel, mindset masyarakat sudah mulai bergeser, dari pertambangan timah ke ke sektor pariwisata, kelautan dan perikanan, perkebunan dan pertanian.

Untuk itu, Wagub Abdul Fatah berharap, kedepan, provinsi yang bernaung dalam wadah Sumbagsel ini, mampu membantu dan mencari jalan keluar setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat di Sumbagsel ini, seperti masalah lada ini.(rell/3).

Comment

BERITA TERBARU