by

Wabup Ingatkan Apoteker Berikan Informasi Obat

Wakil Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, Ketua TP PKK Bangka Selatan Ekawati, Kepala Dinas Kesehatan Babel, saat mensosialisasikan Program Gerakan Masyarakat Cerdas menggunakan Obat (Gema Cermat) bertempat di Gedung Nasional Suhaili Toha, Selasa (9/10/2018).(foto: dedi).

Dinkes Sosialisasi Program Gema Cermat

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Gerakan Masyarakat Cerdas menggunakan Obat (Gema Cermat) bertempat di Gedung Nasional Suhaili Toha, Selasa (9/10/2018).

Sosialisasi Gema Cermat ini, bertujuan agar masyarakat masyarakat Basel memiliki pemahaman bagaimana menggunakan obat dengan tepat dan benar.

“Sosialisasi ini, merupakan upaya pemerintah melalui Dinas Kesahatan, Pengendalian Penduduk dan KB untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pemakaian obat-obatan,” kata Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid dalam sambutannya.

Menurut Wabup, di Bangka Selatan salah satu permasalahan yang sering dihadapi masyarakat, yaitu masih kurangnya pemahaman dan informasi yang memadai tentang penggunaan obat, sehingga penggunaan antibiotik yang tidak tepat di kalangan masyarakat dapat memicu resistensi (Kekebalan) terhadap antibiotik. Penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas tanpa informasi dan pengawasan tenaga kesehatan serta kurangnya pemahaman tentu sangat berbahaya bagi kesehatan.

“Untuk itu, sosialiasi ini sangat penting dilakukan dengan tujuan mengedukasikan masyarakat tentang pentingnya pemahaman tentang penggunaan obat-obatan,” ujarnya.

Wabup juga mengingatkan kepada tenaga Farmasi khususnya Apoteker agar dapat bekerja keras dan berperan aktif sebagai Agent Of Change untuk menerapkan praktik yang bertanggung jawab dan memberikan informasi kepada pasien atau masyarakat sesuai dengan obat yang akan digunakan.

“Apoteker dinyatakan berhasil menjadi agen perubahan jika dapat mengedukasi masyarakat cerdas menggunakan obat dengan berprinsip kepada 5 O, yaitu Obat ini apa nama dan kandungannya, Obat ini apa khasiat/Indikasinya, Obat ini berapa dosisnya, Obat ini bagaimana cara menggunakannya, dan obat ini apa efek sampingnya,” jelas Wabup.

Ia juga mengatakan, dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat membuat masyarakat lebih bijak dan tepat dalam menggunakan obat-obatan yang dikonsumsi, sehingga masyarakat lebih cerdas dalam memilih obat yang diperlukan terutama untuk pengobatan sendiri.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua, terutama kita sedikit memahami dengan tidak asal mengkonsumsi obat obatan,” pungkas Riza Herdavid. (raw/3)

Comment

BERITA TERBARU