Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Viral Tik Tok Nol Kilo Meter, Empat Remaja Diciduk Buser

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG---Aksi tiga remaja yang merekam video tik tok di monument titik nol pulau Bangka dengan beradegan tidak senonoh, akhirnya berbuntut panjang.

Tim Naga Polres Pangkalpinang yang dipimpin Aipda Rudi Kiai dan Sat Intelkam berhasil mengamankan empat remaja, tiga diantaranya waria dan satu orang pria yang bertugas merekam video.

Pantauan rakyatpos.com sebelum diamankan tampak pihak kepolisian melakukan penelusuran disejumlah cafe maupun tempat keramaian yang diduga para waria berkumpul.

Ketiga waria berinisal RS alias Rere (27) warga Bukit Merapin, SU alias Tessa (28) warga Pangkal Nyiur, Kabupaten Bangka dan JA alias (28) warga Desa Tanjung Gunung dan RE (28) Desa Kace Timur , yang bertugas merekam video.

Keempat orang ini diamankan pada Selasa (19/1/2021) malam,di kawasan Bukit Merapin, selain itu pihak kepolisian juga menyita barang bukti berupa baju serta celana yang digunakan pada saat merekam video tik-tok.

Dari pengakuan pelaku video tik-tok berdurasi 10 detik ini mereka rekaman pada Jumat (15/1/2021) lalu sekira pukul 01.30 Wib.

"Awalnya iseng saja bersama teman-teman sehabis pulang kerja untuk buat ide video tik-tok bukan untuk viral," terang RS saat dibawa ke Polres Pangkalpinang.

Dirinya juga menerangkan bahwa tindakan tidak senonoh ini dilatarbelakangi kekesalan dirinya lantaran gerakan lagu tik tok berjudul Papi Chulo yang diperagakan dua rekannya tidak kompak.

"Karena kesal gerakan tidak kompak, jadi spontan melakukan adegan yang tidak sepantasnya,"singkat RS.

Pada kesempatan yang sama, ke tiga waria yang berprofesi sebagai pekerjaan swasta ini juga meminta maaf kepada seluruh warga Kota Pangkalpinang.

"Kami meminta maaf yang sebesar besarnya kepada warga Pangkalpinang atas video yang tidak senonoh dan berujung viral , dan kami tidak bermaksud apa-apa apalagi mempermalukan masyarakat bangka belitung kepada Walikota Pak Molen, Ibu Monica kami mohon maaf juga kepada Gubernur Bangka Belitung , kami mohon dimaafkan dan kami berjanji tidak akan mengulangi kejadian yang sama,"lanjut RS didampingi dia rekannya.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra saat dihubungi mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari patroli cyber crime yang rutin dilakukan pihaknya.

"Anggota kami menemukan suatu konten tik-tok yang berlokasi di monumen titik nol pulau Bangka yang berisi adegan tidak senonoh, dengan adanya konten tersebut menimbulkan rekasi dari warga net, serta meresahkan warga kota Pangkalpinang," jelas Adi Putra, Rabu

Diterangkan Kasat Reskrim, langsung melakukan pencarian terhadap pembuat konten tik tok tersebut dan dalam waktu yang tidak lama, pihaknya berhasil mengamankan empat orang pemuda satu diantarnya yang merekam video.

"Proses selanjutnya sesuai dengan UU ITE, namun semuanya nanti tergantung kebijakan walikota Pangkalpinang atas nama warga Kota Pangkalpinang, karena kita tetap mengedepankan kearifan lokal, penegakan hukum merupakan langkah terakhir," tutup Kasat Reskrim.

Sebelumnya, video tik-tok ini sempat viral dan menimbulkan berbagai pendapat dari warga Kota Pangkalpinang tak terkecuali dari walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, yang mengaku terkejut atas beredarnya video tersebut.

"Astaghfirullahhaladzim ini jangan sampai dicontoh, kehadiran titik nol tidak untuk dimanfaatkan seperti ini, yang pastinya saya terkejut, saya berharap remaja kita tidak seperti ini," kata Molen.(unt/7)

 

Diatas Footer
Light Dark