Usung ‘Ibu Kite’, PAN tak Minta Wakil

  • Whatsapp

Bantah Dukungan Terlalu Dini

PANGKALPINANG – Dengan kepastian mengusung, Ir Endang Kusumawaty sebagai bakal calon walikota, Partai Amanat Nasional (PAN) Pangkalpinang memastikan tidak meminta barter politik. Artinya partai berlambang matahari itu tidak menginginkan posisi wakil walikota dalam pencalonan Pilkada Kota Pangkalpinang 2018.

“Tidak ada barter politik dalam artian Endang bebas untuk memilih pendamping untuk mencalonkan diri sebagai Calon Walikota yang diusung oleh PAN,” ujar Ketua DPD PAN Pangkalpinang, Andi didampingi Sekretaris DPW Harrie Aryanto dan Ketua Tim Penjaringan Pilwako Muhammad Rusdi saat jumpa pers tadi pagi.

Menurutnya, walaupun surat rekomendasi PAN telah diberikan kepada Endang, namun sesuai dengan ketentuan yang ada itu saja belum cukup, maka dari itu kandidat harus melakukan komunikasi politik yang baik dan lebih intens kepada partai lainnya untuk berkoalisi.

Sekretaris DPW PAN Babel, Harrie Aryanto membantah dukungan PAN terhadap Endang dengan tagline Ibu Kite dinilai terlalu dini sementara proses Pilkada masih lama.

Dia menegaskan bahwa surat rekomendasi oleh PAN bukanlah terlalu cepat, namun sebaliknya sesuai dengan arahan DPP sebenarnya sudah terlambat.

“Seharusnya sesuai dengan arahan DPP bahwa seluruh DPW, DPD PAN seluruh Indonesia sudah harus menyerahkan nama nama kandidat calon kepala daerah yang diusung paling lama tanggal 13 September dan apabila lewat dari tanggal yang ditentukan maka keputusan akan diambil langsung oleh DPP,” tegasnya. (bum/1)

Related posts