Update Peta Sebaran Covid-19 di Babel, Ada 126 ODP dan 18 PDP

  • Whatsapp
Petugas menyemprot salah satu masjid di wilayah Kota Sungailiat dengan disinfektan sebagai langkah untuk pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19, Minggu (22/3/2020). (foto: Zuesty Novianty)

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG– Hingga 22 Maret 2020 pukul 21.00 Wib, sebanyak 144 orang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus dipantau kesehatannya terkait Corona Virus Disease (Covid-19). Dari 144 orang ini, terdiri dari 126 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 18 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Babel, Mikron Antariksa menyebutkan hingga Minggu  malam, memang ada penambahan jumlah orang yang dipantau karena riwayat perjalanan dan kesehatannya. Namun, untuk menentukan positif atau negatif, katanya, harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium di Balitbang Kemenkes RI.

Read More

“Jumlah orang dalam pemantauan atau ODP sebanyak 126 orang dan 18 PDP total ada 144 orang. Tim terus melakukan pemantauan hingga saat ini. Untuk pasien dalam pengawasan diberikan layanan medis. Sedangkan untuk ODP diminta mengisolasi di rumah tetapi tetap dipantau,” kata Mikron kepada wartawan, Minggu malam (22/3/2020).

Dia menerangkan, untuk jumlah terbanyak ada di Kota Pangkalpinang total 64 orang, terdiri dari 59 ODP dan 5 PDP, yang dalam proses pemeriksaan ada 3 pasien dan yang sudah keluar hasil negatif 2 pasien. Disusul Belitung 30 ODP dan 6 PDP, yang dalam proses pemeriksaan 11 orang dan belum keluar hasil pemeriksaan laboratoriumnya, total di Belitung ada 36 orang.

Selanjutnya di Kabupaten Bangka, terdapat 11 ODP dan 3 PDP, dengan 1 pasien yang sudah keluar hasil negatif. Di Bangka Barat juga terjadi penambahan orang yang dipantau, 10 orang yang terus dilakukan pemantauan (ODP) dan 2  orang PDP, kemudian Bangka Tengah terdapat 8 ODP, di Bangka Selatan total pasien 8 orang, 6 berstatus ODP  dan 2 PDP, 1 pasien sudah keluar hasil negatif Covid-19. Di Belitung Timur, katanya, ada 2 ODP dan 1 diantaranya dalam proses pemeriksaan.

“Tim gugus penanganan Covid-19 berharap, masyarakat bisa mentaati imbauan pemerintah untuk menjaga jarak dan menghindari kerumunan orang banyak atau social distancing. Selain itu kita meminta kepada masyarakat untuk dapat menjaga kesehatan dan rajin mencuci tangan dengan sabun,” kata Mikron. (nov)

Related posts