by

UP3 PLN Bangka Obati Penyulang Sakit di Desa Teru

Personel UP3 PLN Bangka saat melakukan pemeliharaan penyulang sepanjang 215 kilometer sirkuit (KMs) yang ada di Desa Teru, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis. (foto: istimewa)

100 Personel Dikerahkan

PANGKALPINANG- Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Bangka mengobati penyulang ”sakit” sepanjang 215 kilometer sirkuit (KMs) yang ada di Desa Teru, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah dengan melaksanakan program sehari pemeliharaan jaringan tuntas (Sepantas).

“Jaringan yang dipelihara merupakan penyulang yang sudah masuk katagori sakit. Artinya di penyulang tersebut sangat sering terjadi gangguan listrik, sehingga harus diobati dengan dilakukan pemeliharaan secara tuntas,” ujar Manajer UP3 PLN Bangka Eko Prihandana dalam keterangan tertulis yang diterima Rakyat Pos, Kamis malam (8/11/2018).

Penyulang, dijelaskan Eko, merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menyebut jaringan distribusi listrik tegangan menengah, yang berfungsi untuk menyalurkan energi listrik dari gardu induk ke gardu distribusi di satu wilayah tertentu.

Kegiatan diawali dengan melakukan apel yang dipimpin langsung oleh Manajer UP3 Bangka, serta melakukan pengecekan kesehatan dan kesiapan personil dalam menjalankan tugas. Selain itu, dilakukan juga check list pemeriksaan terhadap alat dan sarana prasarana kerja serta alat pelindung diri. “Ingat semboyan kita, tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia, jadi safety adalah yang nomor satu,” seru Eko saat memberikan arahan kepada personelnya sebelum memulai pekerjaan.

Program Sepantas ini, lanjut dia, meliputi pemeliharaan menyeluruh mulai dari sisi saluran udara tegangan menengah (SUTM), gardu, hingga faktor eksternal seperti pohon dan faktor eksternal lain. Sebelumnya pemeliharaan dilakukan secara parsial, malalui program ini pemeliharaan dilakukan secara menyeluruh.

“Diharapkan dengan adanya program ini dapat menurunkan trend gangguan yang sebelumnya 10 kali per bulan, menjadi tidak ada gangguan sama sekali.Untuk melaksanakan program ini, aliran listrik dihentikan sementara selama empat jam saja dan tuntas dengan mengerahkan sebanyak 100 personel,” imbuhnya.

Eko merinci, dalam program ini, personel dibagi dalam beberapa tim yang mana satu tim terdiri atas dua orang eksekutor, satu orang ground man dan satu orang kepala regu. Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan sejak pukul 10.00-14.00 WIB ini meliputi pemeliharaan jaringan sebanyak enam titik, pemeliharaan gardu empat titik, perampalan pohon 40 gawang, penggantian 25 tiang dan pemindahan JTM, JTR dan SR sebanyak 25 titik.

Namun begitu, setiap kegiatan pemeliharaan jaringan yang memerlukan penghentian sementara aliran listrik di rumah pelanggan, PLN selalu menginformasikan terlebih dahulu rencana pemeliharaan kepada pelanggan melalui pengumuman di media massa dan media sosial PLN Babel. (nov/rls/10)

Comment

BERITA TERBARU