Ujian Tahfizh Alquran Terbuka SDIT Toboali sebagai Sarana Uji Kemampuan Siswa

  • Whatsapp

 

RAKYATPOS.COM, TOBOALI – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Alam Cahaya selalu memberikan terobosan baru dalam pembelajaran terhadap siswanya, baik itu pembelajaran dikelas, luar kelas ataupun di masyarakat sekitar.

Read More

Salah satu program ungulan dari SDIT Alam adalah kurikulum Tahfizh Al Quran (Hafalan Qur’an) seperti yang digelar Selasa (24/11/2020). Implmentasi kurikulum Ini dibuktikan dengan adanya guru khusus yang mengajarkan mata pelajaran Tahfizh ini serta pengajarnya juga mumpuni dibidangnya.

Ujian tahfizh ini dilakukan secara terbuka dan live secara langsung lewat media masa sekolah, sehingga kualitas hafalan atau bacaan bisa disaksikan oleh khalayak ramai. Ujian ini diujikan oleh empat orang ustadz dan ustazah yang merupakan penguji dari guru Al Qur’an di sekolah dan luar sekolah.

Menurut ustazah Sa’diyah Al Hafizoh, tujuan dari ujian terbuka ini adalah agar hafalan para siswa semakin kuat. Selain itu untuk melatih para siswa agar berani tampil dengan percaya diri dengan kemampuan diri sendiri serta merealisasikan program-program sekolah agar nanti siswa lulus sekolah memiliki hafalan Al Qur’an, serta membumi Al Qur’an di Bangka selatan.

Teknis ujian dilakukan dengan terbuka dan langsung dinilai oleh penguji dan bisa disaksikan oleh orang lain melalui media sekolah. Nilai para siswa ujian tahfizh secara terbuka ini ada beberapa tingkatan. Nilai paling tinggi disebut mumtaz (cumlaude), selanjutnya jayyid jiddan( bagus sekali).

“Dibawah itu ada jayyid ( bagus) serta ada maqbul ( diterima) dan nilai yang terendah adalah Mardud ( ditolak),” jelas Ustadzah Sa’diyah yang sudah selesai 30 juz Al Qur’annya itu.

Sementara itu, Kepala sekolahnya SDIT Alam Cahaya, Ust Alansori, menambahkan bahwa Kurikulum Tahfizh di sekolah ini merupakan kurikulum unggulan. Dan sampai sekarang terkonfirmasi yang sudah mempunyai hafalan Qur’an lebih dari satu juz sudah ada 25 siswa dan banyak yang hampir menyelesaikan juz 30, bahkan ada yang sudah hafal 8 Juz.

Ansori berharap agar nantinya siswa ini bisa menjaga hafalannya dan mengamalkan isi Al Qur’an dengan baik di masa depan mereka nanti.

Related posts