UILS Pangkalpinang Diharap Mampu Atasi Permasalahan Penyandang Disabilitas Mental

  • Whatsapp
Sekretaris Dinsos Babel, Wahyono, memberikan pengarahan kepada Penyandang Disabilitas Mental di Unit Informasi Layanan Sosial di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang.(foto: istimewa).

PANGKALPINANG – Unit Informasi Layanan Sosial (UILS) Provinsi Kepulauan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, diharapkan mampu mengatasi permasalahan Penyandang Disabilitas Mental (PDM) di Pangkalpinang.

“Harapan kita, UILS mampu mengatasi permasalahan orang gangguan jiwa (Penyandang Disabilitas Mental-red), stigma masyarakat bisa berubah, para penyandang gangguan jiwa bisa pulih dan mandiri,” ujar Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Babel, saat memberikan wejangan kepada 30 Penyandang Disabilitas Mental di halaman UILS Babel, Pangkalpinang, Jumat (4/10/2019) pagi.

Wahyono menilai, penyandang Gangguan Kejiwaan akan bisa berdayaguna jika diperlakukan dengan pola penanganan yang baik, dan mereka, kata Wahyono, akan mampu beraktivitas normal layaknya manusia biasa.

Keberadaan UILS yang merupakan wadah layanan bagi Penyandang Disabilitas Mental di Jalan RE Martadinata Kelurahan Rejosari itu juga, diharapkan Wahyono, mampu mengurangi masalah kesejahteraan sosial di Pangkalpinang.

Dalam kesempatan sama, Darmayanti, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang merupakan Kader Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) yang di rekrutmen Dinas Sosial Provinsi Babel mengatakan, kegiatan UILS ini, sudah berjalan sejak awal tahun 2019, dimulai dengan rekrutmen kader,  pembekalan kepada kader melalui pertemuan, pendataan terhadap sasaran Penyandang Disabilitas Mental dan Pelatihan.

“Harapan saya, kegiatan rehab kerja bersama. Tidak bisa penanganan PDM dilakukan sendiri, tapi harus saling membantu mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, dan yang terpenting dari pihak keluarga. Saya yakin, mereka bisa sembuh bila ketiga unsur ini saling berperan,” ungkap Bunda Acit panggilan akrabnya.

Sementara itu, setiap Senin hingga Jum’at mulai pukul 09.00 – 11.00 WIB, sejumlah kegiatan dilaksanakan para Penyandang Disabilitas Mental yang jumlahnya mencapai 30 orang, di Unit Informasi Layanan Sosial Jalan RE Martadinata Kelurahan Rejosari Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang itu. (vip/3).

 

Related posts