Udin dan Tjen Siap Maju, Molen dan Aliong Tunggu Respon Masyarakat

  • Whatsapp


PANGKALPINANG – Sejumlah nama mulai diperbincangkan untuk meramaikan ‘pertarungan’ Pilwako Pangkalpinang 2018 mendatang. Berbagai spekulasi bermunculan, termasuk beberapa nama mulai diperbincangkan banyak kalangan mulai dari Maulan Aklil atau yang akrab disapa Molen, Ketua Kadin Pangkalpinang Gunwan Tjen, Ketua Partai Perindo Babel Hermanto (Aliong), termasuk akademisi Saparudin Masyarif (Udin).

Nama Molen sendiri sudah tak asing lagi ditelinga masyarakat. Pernah maju jadi Calon Wakil Walikota Pangkalpinang 2013, bahkan namanya sempat menjadi perbincangan hangat saat digadang-gadang akan maju di Pilgub Babel 2017 lalu. Dan saat ini namanya kembali digaungkan oleh relawan ‘Senyum Molen untuk Pangkalpinang’ sebagai birokrat yang layak maju menjadi Pangkalpinang 1.

Ketika dihubungi Molen, awalnya tidak mengetahui adanya relawan Molen. Namun, dia menyambut positif adanya relawan Molen yang diketahui mulai menyebar kuisioner ke masyarakat terkait wacana pencalonan Molen di Pilwako 2018. Bahkan dirinya sudah bertemu langsung, meskipun sampai saat ini belum ada pernyataan resmi maju di Pilwako Pangkalpinang.

“Jujur awalnya saya tidak tahu ada relawan Molen yang katanya sudah bergerak. Saya juga tahu dari teman saya, tapi saya menyambut positif. Mungkin mereka menganggap saya masih baik untuk dicalonkan,”urainya.

“Belum kefikiran sampai sekarang, karena masih konsen memikirkan keluarga. Apalagi abang saya Marsyahbana saat ini masih di rumah sakit. Jadi sama sekali belum memikirkan apakah saya maju atau tidak,”imbuhnya.

Disinggung mengenai komunikasi Politik dengan pengurus Partai, sejauh ini lanjutnya memang sudah ada komunikasi dengan beberapa pengurus Partai yang ada di Babel.

“Ya namanya silahtuhrahmi kan tetap berjalan. Bahkan ada pengurus Partai yang menghubungi saya terkait masalah Pilwako 2018. Tapi saya jawab belum memikirkan hal itu. Saat ini saya hanya konsen untuk mengurus keluarga saya,”tukasnya.

Lain halnya dengan Saparudin atau Udin yang pernah sama sama maju di Pilwako Pangkalpinang 2013 lalu, mengaku memang ada beberapa masyarakat Pangkalpinang yang menginginkan kembali dirinya maju. Tapi dia masih melihat situasi perpolitikan di Kota Pangkalpinang. Udin juga siap maju jika memang ada Partai yang siap mengusung dirinya menjadi calon walikota.

“Semua tergantung masyarakat dan Partai lah. Kalau kita diusung, Insya Allah kita siap. Saat ini masih menunggu. Selain itu memang sudah ada pembicaraan dan sudah melakukan komunikasi dengan beberapa pengurus Partai,”katanya.

Udin juga meminta doa restu masyarakat kota Pangkalpinang.”Yang jelas mohon doa restu kepada seluruh masyarakat Pangkalpinang,”tutupnya.

Sedangkan kandidat lain Hermanto Phueng juga mulai dibicarakan. Dia yang sudah lama turun ke masyarakat menjadi perbincangan, kehadirannya dalam pilwako nanti. Pengalaman 2013 kemarin, membuat dia lebih tenang dalam menghadapi situasi ini.

Dia masih melihat situasi politik, dan jalur independen menurutnya dapat ditempuh selain berkomunikasi dengan parpol lain.

“Kita masih lihat situasi. Di politik ini apapun bisa terjadi. Kita masih melakukan penjajakan di beberapa partai politik,”urainya.

Diakui Aliong sapaan akrab Hermanto, sampai saat ini juga dirinya sudah melakukan komunikasi dengan beberapa bakal calon yang ingin menduduki kursi Pangkalpinang 1.

“Sudah beberapa pertemuan juga dengan beberapa calon lain. Ya kita lihat nanti lah perkembangan yang terjadi. Saya cuma minta doa restu dari masyarakat pangkalpinang,”jelasnya.

Dia juga menjelaskan, sebagai kader yang diberi amanah dan tanggung jawab untuk membesarkan Partai Perindo di Babel oleh Ketua Umum Hary Tanoesoedibjo dan jajaran pengurus pusat, dirinya harus lebih mengutamakan kepentingan partai Perindo.

“Terkecuali saya mendapat respon positif dari kawan kawan pengurus didaerah, juga tentunya restu dan dorongan dari Ketum pak HT. Tentu berdasarkan penilaian objektif melalui survei internal yang ditunjuk langsung oleh pusat,”tukasnya.

Lebih jauh, katanya siapapun yang ingin maju di Pilwako 2018 mempunyai peluang untuk menang.

“Kita lihat perkembangan nantilah. Yang jelas sampai saat ini saya pribadi masih melihat situasi di lapangan,”tutupnya.

Sementara itu Gunawan Tjen yang mulai bergerak dalam Pilwako ini Menyatakan kesiapannya untuk siap maju dalam bursa pemilihan walikota Pangkalpinang.

Gunawan beranggapan, dirinya saat ini terus memantau perkembangan serta dinamika yang terjadi saat ini khususnya di Pangkalpinang. Menurutnya, siapapun yang diusung Partai Nasdem merupakan kader terbaik untuk bertarung di pemilihan nanti.

“Saya lahir di Kampung Bintang. Melihat kondisi saat ini saya siap mengabdi untuk menjadikan Kota Pangkalpinang yang lebih baik kedepan. Tapi semua itu tergantung keputusan Partai Nasdem. Namun siapapun yang diusung Partai Nasdem maka saya mendukung sepenuhnya,”jelasnya.

Saat ini kata Gunawan, dirinya terus melakukan sosialiasi ke masyarakat agar masyarakat bisa langsung berinteraksi serta bisa bersama mencari solusi dalam suatu permasalahan yang terjadi. Selain itu, mengingat Partai Nasdem hanya 2 kursi di DPRD Kota Pangkalpinang. Gunawan mengaku terus melakukan komunikasi politik dengan pengurus partai lain.

“Intinya jika kita ingin mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan, maka kita harus cepat untuk turun ke lapangan agar mengetahui keluhan masyarakat. Disitulah kita bisa mencari solusi agar keluhan masyarakat tersebut ada jalan keluarnya,”tukasnya. (Bum/7)

Related posts