Ucok Nyatakan Siap Nyalon Bupati

  • Whatsapp
Parulian Napitupulu

Bakal Ikut Penjaringan PDIP
Yakin PDI-P Menang

SUNGAILIAT – Pemilihan Bupati Bangka baru akan dilaksanakan 2018 mendatang. Namun sejauh ini, baru ada beberapa nama saja yang menyatakan siap maju dalam Pilkada. Ditengah sepinya pra-Pilkada ini, Ketua DPC PDI-P Bangka, Parulian Napitupulu alias Ucok menyatakan siap bertarung memperebutkan kursi Bangka 1.

“Saya wajib mendaftarkan (Penjaringan PDI-P) karena saya ketua partai. Kalau tidak berarti, saya tidak PD (percaya diri- red) kepada partai saya sendiri. Saya yakin PDI-P akan kembali memenangkan Pilbup Bangka tahun 2018 nanti,” kata Ucok di DPRD Bangka, Selasa (25/4/2017).

PDI-P, kata Ucok tetap akan mengadakan penjaringan calon kepala daerah, sehingga siapa pun bisa berkemungkinan untuk menjadi calon bupati dari PDI-P. Yang jelas, kata dia si calon memiliki visi-misi yang sejalan dengan partai Banteng Moncong Putih.

“Tidak menutup kemungkinan siapa pun, silahkan untuk diusung oleh PDI-P Siapa pun itu, tidak menutup kemungkinan, bisa jadi incumbent, bisa saja diluar incumbent. Bisa bupati atau wabup dan kawan-kawan dari fraksi. Tidak menutup kemungkinan,” kata Ucok.

Namun Ucok yang saat ini menjabat Ketua DPRD Bangka ini mengaku belum tau, persis kapan penjaringan calon bupati dari PDI-P dibuka. Ia masih menunggu keputusan dari DPP PDIP.

Jikapun nantinya pada proses penjaringan, Ucok mengaku legowo jika partai tidak mengusungnya maju di Pilkada. Keputusan layak tidaknya seorang kepala daerah, kata dia untuk dipilih ada di tangan masyarakat.

“PDI-P tidak harus mengusung saya, tidak juga. Saya juga harus berpikir berapa kali. Apakah saya layak untuk diusung. Kedua saya perlu kesiapan dari sisi modal karena dana tidak terlepas dari semuanya tapi kalau partai mengharuskan saya untuk maju. Saya harus patuh kepada aturan partai. Tapi sejauh ini saya persilahkan kepada kawan-kawan yang lebih berkompeten dan siap segala-galanya,” imbuhnya.

Dibuka penjaringan oleh PDI-P meski kader PDI-P sendiri banyak dan berkompeten, dikatakan Ucok bahwa biarlah masyarakat yang menilai.

“Saya tahu diri dan mengukur baju di badan. Yang tahu saya layak atau tidak layaknya bukan saya. Yang tahu itu kawan-kawan pers, masyarakat dan lain-lain. Kalau saya nilai diri sendiri, saya yang pas tapi yang nilai bukan saya. Biarlah masyarakat menilai,” jawabnya.

Ia menilai, di Kabupaten Bangka banyak tokoh-tokoh yang mempunyai potensi lebih dan ia menganggap semua sama tidak ada lebih menonjol. Ketika ditanyakan apakah calon bupati harus dari kalangan birokrasi, menurut Ucok, tidak harus dan tidak harus juga dari parpol. Yang penting bisa membawa Kabupaten Bangka lebih baik.

“Bupati atau wakil sama. Ada beberapa selentingan si a, si b. Baik pak Danial, Mulkan, berimbanglah. Ternyata ada kawan-kawan dari media atau pers, wartawan silahkan. Saya lahir tidak tahu jadi ketua DPRD sekarang. Bupati juga tidak tahu akan jadi bupati sekarang. Itu bisa-bisa saja, garis tangan itu Tuhan menentukan, siapa yang tahu. Kalau partai harus, saya siap,” pungkasnya.(snt/10)

Related posts