Tutup Tahun, Yuslih Lantik Empat Kadis

  • Whatsapp
Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza saat melantik dan mengambil sumpah jabatan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkup Pemkab Belitung Timur.(foto: istimewa).

Masa Jabatan Sudah Capai 5 Tahun

MANGGAR – Ada yang berbeda dalam kegiatan tutup tahun 2019 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Yuslih Ihza selaku Bupati Beltim membuat sesuatu yang mengejutkan yakni melantik dan mengambil sumpah sebanyak empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) atau Kepala Dinas (Kadis).

Read More

Mereka yang dilantik di Ruang Satu Hati Bangun Negeri, Selasa (31/12/2019) itu, adalah Hartoyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) diberikan jabatan baru sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Sosial Kemasyarakatan, posisi Kepala Diskominfo dijabat oleh Gustaf Pilandra yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).

Sementara itu, posisi Kepala Dispora saat ini, dipegang oleh Mathur Novriansyah yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim). Posisi Mathur digantikan oleh Ferry Irawan yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Bupati Beltim Yuslih Ihza menyatakan, pengambilan sumpah jabatan merupakan tindak lanjut Surat Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor B-4022/KASN/11/2019 tanggal 21 November 2019 perihal Rekomendasi Hasil Uji Kompetensi dalam rangka Mutasi/rotasi di lingkup Pemkab Beltim.

“Meskipun saya memiliki hal prerogatif untuk menentukan keputusan dan kebijakan dalam proses pembinaan manajemen ASN, namun saya tetap mempertimbangkan objektifitas, kompetensi, kualifikasi, serta hal-hal lain yang diamanatkan aturan perundang-undangan,” kata Yuslih.

Yuslih menekankan, pergantian Jabatan Pimpinan Tinggi atau Kepala Dinas dilakukan lantaran masa jabatan yang dipegang sudah mencapai 5 tahun. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

“Pada pasal 117 UU tentang Aparatur Sipil dan Pasal 133 PP 11 tentang Manajemen PNS menyatakan Jabatan Pimpinan Tinggi hanya dapat diduduki paling lama 5 tahun. Makanya beberapa waktu yang lalu kita melakukan job fit,” jelas Yuslih.

Saat ditanya apakah akan ada pelantikan untuk jabatan pengawas dan administrator (esseleon III dan IV) di awal tahun 2020 nanti, Yuslih mengungkapkan hal itu bisa saja dilakukan tergantung kebutuhan dan aturan yang berlaku.

“Sebenarnya, mutasi ini baik untuk penyegaran di organisasi. Kalau saya nyalon awal Januari pelantikan, tapi kalau dak nyalon ya langsung sampai kapan terakhir masa jabatan saya,” jawabnya sambil bercanda. (yan/kmf/3).

Related posts