Tuntas Laksanakan PKL di DKPUS, Asyraf Kembalikan Mahasiswa UT ke Kampus

  • Whatsapp
Kepala DKPUS Babel, Asyraf Suryadin menerima Laporan PKL Mahasiswa UT
Pangkalpinang dari Ketua UT Pangkalpinang, Hasmonel.(foto: ist).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Setelah genap sebulan menuntaskan pelaksanaan Praktek
Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bangka Belitung
(DKPUS Babel), Kepada DKPUS Babel Asyraf Suryadin resmi mengembalikan 8 orang
mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Pangkalpinang ke kampusnya.

Para Mahasiswa PKL UT di DKPUS Babel itu, diserahkan langsung Asyraf Suryadin kepada
Ketua UT Pangkalpinang, Hasmonel di Ruang Kerja Kepala DKPUS Babel, Senin
(7/9/2020).

Dalam kesempatan tersebut, didamping Hasmonel selaku Ketua UT, para Mahasiswa PKL
UT menyerahkan hasil laporan selama mereka melaksanakan Praktik Kerja Lapangan
Perpustakaan kepada Kepala DKPUS Babel.

Asyraf menyampaikan terima kasih kepada para Mahasiswa UT yang PKL di DKPUS Babel.
Menurutnya, selama praktik di DKPUS, para Mahasiswa ini, semuanya melakukan tugas
dengan baik.

Baca Lainnya

Para Mahasiswa PKL UT itu juga, banyak membantu dan diberikan ilmu di bidan
perpustakaan. Satu hal yang menjadi catatan Kadis DKPUS Babel, para Mahasiswa PKL UT
ini, cukup disiplin dalam waktu masuk dan pulang. Bahkan terkadang para pegawai
DKPUS Babel belum datang, Mahasiswa UT ini sudah ada di Kantor.

Asyraf berharap, 8 Mahasiswa UT yang telah melaksanakan praktik di DKPUS Babel, dapat
menerapkan ilmu yang didapat baik di kampus maupun di tempat-tempat lainnya..

Ketua UT Pangkalpinang mengaapresiasi Kepala dan Pegawai DKPUS Babel, karena para
Mahasiswa PKL UT telah mendapatkan pengalaman yang sangat baik selama PKL.

“Dari wawancara kami langsung ke Mahasiswa yang PKL, mereka mendapatkan banyak
pengalaman selama PKL di DKPUS Babel, yang tidak di sangka-sangka oleh mereka sama
sekali sebelumnya,” ujar Ketua UT.

Layanan yang dilakukan oleh DKPUS Babel, berdasarkan penjelasan Mahasiswa PKL UT, kata Ketua UT Pangkalpinang, tidak seperti di tempat lain. Mereka nyaman, di didik dengan baik oleh Kepada dan Pegawai DKPUS.

“Tentu saja pengalaman dari mahasiswa ini, ke depan, kami ingin meningkatkan dengan satu kerja sama formal dengan DKPUS Babel. Supaya praktikum yang dilakukan mahasiswa tidak perlu banyak birokrasi lagi. Mereka bisa langsung praktik mendapatkan pengalaman lapangan di sini,” imbuhnya.

Harapan Hasmonel kepada mahasiswanya yang telah menuntaskan praktik, harus menerapkan pengalaman baik di DKPUS, seperti disiplin ke institusi di mana mereka bekerja. “Mereka mahasiswa UT rata-rata sudah bekerja,” tutup Hasmonel.(rel/aliyah).

Related posts