by

Tujuh Usulan Raperda Disetujui DPRD

-Bangka-75 views
Bupati Bangka, Mulkan menyerahkan berkas usulan tujuh Raperda kepada pimpinan DPRD Bangka, Senin (18/3/2019). (foto: istimewa)

SUNGAILIAT – Tujuh usulan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang disampaikan Bupati Bangka, Mulkan disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka. Hal tersebut terungkap pada Sidang Paripurna DPRD Bangka dengan agenda penyampaian usulan Raperda di Gedung Mahligai Demokrasi, Senin (18/3/2019) .

Adapun tujuh Raperda yang disampaikan pada rapat paripurna ini yaitu Raperda tentang Perlindungan Anak, raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, Raperda tentang Pengarusutamaan Gender, Raperda tentang Pencabutan Perda Kabupaten Bangka, Raperda tentang Perubahan Keempat atas Perda Kabupaten Bangka Nomor 4 Tahun 2011 tentang Retribusi. Jasa Umum.

Selain itu ada, Raperda tentang Perubahan Kedua atas Perda Kabupaten Bangka Nomor 5 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha dan Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Bangka pada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Kepulauan Bangka Belitung.

Bupati Bangka, Mulkan memaparkan terkait gambaran umum tujuh raperda yang diusulkan tersebut. Untuk Raperda tentang Perlindungan Anak merupakan bentuk upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak oleh pemerintah di Kabupaten Bangka. Untuk Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan disusun dalam rangka mengaktualisasikan potensi perempuan secara optimal untuk berperan dalam pembangunan sesuai dengan kapasitasnya.

“Sedangkan untuk raperda tentang pengarusutamaan gender dimaksudjan untuk memberikan landasan hukum dan pedoman kepada pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan mayarakat yang berperspektif gender,” kata Mulkan.

Sedangkan untuk Raperda tentang pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Bangka disusun mengakomodir penyelenggaraan urusan pemerintah daerah dan menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang telah dilakukan evaluasi terhadap beberapa Perda yang masih berlaku namun sudah bertentangan dengan Peraturan Perundang-undangan yang lebih tinggi.

“Untuk Raperda Perubahan Keempat atas Perda Kabupaten Bangka Nomor 4 Tahun 2011 tentang Retrubusi Jasa Umum ada pengaturan dari retribusi jasa umum yang mengalami, salah satunya adalah perubahan peraturan terkait bukti lulus uji kendaraan bermotor dari yang sebelumnya berupa buku uji berubah menjadi kartu uji,”ujarnya.

Menurut Mulkan, untuk Raperda Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Nomor 5 Tahun 2011 dikarenakan adanya penambahan jenis pemeriksaan sampel makanan dan minuman di laboratorium kesehatan. “Sedangkan Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal pada Perseroan Terbatas Penjaminan Kredit Daerah Babel disusun untuk penambahan penyertaan modal daerah kepada PT Jamkrida Babel,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPR Kabupaten Bangka Parulian mengatakan bahwa sesuai mekanisme dari tata tertib yang ada, jumlah anggota dewan yang hadir telah memenuhi kourum untuk digelarnya sidang. Anggota dewan yang hadir pada sidang ini berjumlah 29 orang, sedangkan yang tidak hadir sebanyak 6 orang.

Pada sidang paripurna tersebut pada pandangan umum disampaikan Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Golkar, Fraksi Nasdem, Fraksi Hanura, Fraksi PPP, Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra dan Fraksi Persatuan Amanat Sejahtera (PAS). Ketujuh fraksi tersebut menyetujui tujuh usulan Raperda yang disampaikan Bupati Bangka.

Terima Laporan Reses

Sementara itu, di hari yang sama juga dilaksanakan penyampaian hasil reses anggota DPRD dari tiap daerah pemilihan (dapil) kepada pimpinan DPRD yang diserahkan kepada Bupati Bangka untuk ditindaklanjuti.

“Reses dilakukan oleh masing-masing anggota DPRD di dapil masing-masing beberapa waktu lalu, tujuan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam rangka pembangunan daerah Kabupaten Bangka kedepan,” kata Ketua DPRD Bangka, Parulian saat sidang paripurna, Senin (18/3/2019).

Lima anggota DPRD yang menyerahkan hasil resesnya, yakni Mendra Kurniawan dapil Sungailiat, Suparman dapil Mendobarat,
Ramadian dapil Belinyu- Riausilip, Supian dapil Pemali-Bakam dan Sarji Solihin dapil Merawang-Puding Besar.

Menurut Parulian, semua hasil reses anggota DPRD Kabupaten Bangka dihimpun sebagai aspirasi ke Pemerintah Kabupaten Bangka, mengingat pentingnya aspirasi itu maka diharapkan dapat direalisasikan dalam program pembangunan Kabupaten Bangka.

“Kegiatan reses dilaksanakan untuk mengunjungi konsituennya dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat terkait permasalahan permasalahan Umum,seperti dibidang pendidikan, ekonomi dan yang lainnya,” ungkap Parulian. (Pemkab Bangka/2nd/10)

Comment

BERITA TERBARU