Tujuh Aktivitas Spiritual Ramadhan

  • Whatsapp

Oleh: Abu Shafwah

Marhaban ya Ramadhan,
Alhamdulillah bulan suci penuh pahala dan hikmah ini kembali menghampiri kita, 1 Ramadhan 1438 H atau bertepatan dengan hari Sabtu 27 Mei 2017 M.Bulan yang penuh keberkahan, di mana Allah mewajibkan puasa di dalamnya, pintu-pintu surga dibuka lebar, pintu-pintu neraka ditutup rapat, dan para petinggi setan dibelenggu. Bulan yang terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang tidak mendapatkan kebaikan malam itu, sungguh ia sangat merugi.
Dalam rangka meraih limpahan pahala yang telah dijanjikan oleh Allah SWT dalam bulan suci ini paling tidak ada 7 (tujuh) aktivitas harian yang perlu kita bangun sebagai kebiasaan dalam bulan Ramadhan, agar selanjutnya kita bisa melanjutkan aktifitas ini setelah Ramadhan. Saya anggap aktivitas-aktivitas ini sebagai ‘makanan lezat’ dari setiap muslim yang produktif, dan membangun kebiasaan tersebut sebagai awal dari perjalanan menggapai cinta Allah SWT, dan secara konstan meningkatkan iman kita, inshaa Allah.
1. Sholat sunnah sebelum dan atau sesudah sholat wajib (sholat sunnah rawatib).
Memang lebih mudah bagi kita untuk menjalankan hanya sholat wajib di masjid, dan segera kembali ke aktivitas dunia kita setelah sholat selesai, daripada menjalankan sholat sunnah. Tapi, ketika kita tahu seberapa banyak pahala yang kita lepaskan begitu saja ketika kita meninggalkan sholat sunnah, maka kita tidak akan meninggalkannya. Hanya satu cara untuk membiasakan diri menjalankan sholat sunah secara tetap (biasakanlah sholat sunnah). Setelah terbiasa, kita pasti akan merasa bahwa sholat sunnah itu adalah bagian dari ibadah yang tidak boleh ditinggalkan begitu saja.

2. Mengingat Allah setelah sholat
Lagi-lagi, lebih mudah bagi kita untuk bersegera kembali ke kesibukan kita sehari-hari setelah sholat. Tapi, sejujurnya, berapa lama sih waktu yang dibutuhkan untuk membaca doa memohon ampunan Allah SWT atas dosa-dosa kita? Sepuluh menit? Lima menit? atau bahkan cuma satu menit saja untuk membaca doa! Enggak lama koq. Untuk lebih bagusnya lagi, kita bisa dengan mudah membeli buku saku untuk doa-doa harian, sehingga kita dapat dengan mudah membaca doa kapanpun kita mau.

3. Berdoa dengan doa al-ma’surat
Ini adalah doa yang sungguh indah dari Rasulullah Saw, yang dibaca sebelum matahari terbit dan sebelum matahari terbenam. Doa ini adalah penghilang stress terbaik, dan energy booster agar hari-hari kita tetap terjaga semangat dan produktifitasnya, baik produktifitas untuk dunia maupun akhirat kita. Doa al-ma’surat dapat dengan mudah dibeli di toko buku muslim.Pada bulan Ramadhan ini, doa-doa kita dikabulkan Allah SWT, apalagi saat berbuka puasa. (HR. Ibnu Majah dan Baihaqi).

Baca Lainnya

4. Sholat malam
Alhamdulillah, selama bulan Ramadhan, 29-30 hari, setiap malam kita melaksanakan sholat Tarawih. Sholat ini adalah landasan untuk melakukan sholat malam, atau Tahajjud di malam hari. Jika kita belum terbiasa membangun sholat malam sebelumnya, pastikan untuk menegakkan sholat Tarawih setiap malam selama bulan Ramadhan. Berikan kebijakan pada diri kita ‘lakukan tanpa alasan’, atau, jangan memberi alasan apapun pada diri kita untuk melewatkan sholat Tarawih. Inshaa Allah, setelah menjalankan sholat Tarawih penuh selama 29-30 hari, pribadi kita akan terbiasa untuk melakukan sholat malam, yaitu sholat Tahajjud, khususnya setelah Ramadhan usai.

5. Sholat Dhuha
Rahasia untuk menjadi produktif setiap hari, adalah sholat Dhuha. Begitu besar keutamaan sholat ini, salah satunya adalah dengan 2 rakaat sholat Dhuha, Allah SWT memasukkan kita pada golongan orang-orang yang tidak melupakan Allah. Lebih dari itu, akan lebih banyak lagi keutamaan-keutamaan yang kita dapatkan. Sholat ini juga akan membuat hari kita terasa lebih berenergi, siap untuk melakukan semua hal yang positif selama sehari penuh.

6. Mohon ampunan Allah SWT sebelum tidur.
Baiklah, kita telah menjalani hari yang panjang, dan pastinya bener-bener capek. Akan terasa nyaman ketika kita menyapa tempat tidur dan segera berdamai dengan bantal. Tapi tunggu, sebelum bernyaman ria dengan bantal, kita perlu memberikan diri kita 10 menit untuk membaca doa-doa sebelum tidur.

7. Mengaji Qur’an satu jam sehari
Mengaji Qur’an di sini bukan ngaji satu jam. Bukan satu juz sehari, atau satu surat sehari. Jumlah ayat yang dibaca disini tidak terlalu penting, dibandingkan kualitas pemahaman kita. Jika kita ngaji satu jam sehari akan tetapi ngaji yang benar-benar ngaji, dalam artian memahami arti dan tafsirnya, maka akan lebih baik dibandingkan dengan ngaji banyak ayat dengan kecepatan super, tapi tidak mengerti artinya. Tentu saja, akan lebih baik lagi mengaji tiga jam atau lima jam sehari dengan pemahaman arti dan tafsir yang benar. Imam az-Zuhri menyatakan, tiada amalan pada bulan Ramadhan yang lebih baik setelah amalan puasa dari tilawatul quran (membaca Alquran).
Itulah 7 aktivitas spiritual harian untuk membangun kebiasaan produktif, yang bisa kita lakukan selama Ramadhan 1438 H ini, dan ayo mari kita mulai sekarang, sejak hari pertama Ramadhan sampai dengan akhirnya, sebagai kawah candradimuka aktivitas ibadah kita agar ketika Ramadhan tahun ini kita benar-benar siap dan setelah Ramadhan berakhir kita pun telah terbiasa melaksanakannya.
Semoga dengan 7 aktivitas tersebut kita dapat menjalani ibadah Ramadhan tahun ini dengan berkualitas yang disertai dengan niat ikhlas semata-mata karena Allah SWT, dan jangan lupa untuk mengeluarkan zakat Fitrah, meningkatkan sedekah, serta iktikaf 10 hari terakhir Ramadhan. Semoga kita benar-benar menjadi hamba yang bertaqwa dan dilepaskan dari siksa neraka. Aamiin…
Wallaahu a’lam bi ash-shawaab

Related posts