Tugu Lion Air Jatuh bakal Dibangun

  • Whatsapp

Besok, 1 Tahun Tragedi Lion PK-LQP

PANGKALPINANG – Tragedi jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan PK-LQP yang mengangkut 181 penumpang dan 7 crew di perairan Karawang, Provinsi Jawa Barat satu tahun silam, masih membekas di ingatan masyarakat Bangka Belitung (Babel). Sebab, sekitar 50 lebih penumpang pesawat naas ini adalah warga Babel.
Namun, walau tragedi ini sudah satu tahun berlalu, ternyata ada sejumlah ahli waris yang belum juga menerima hak mereka yaitu pembayaran asuransi dikarenakan banyak hal.

Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman menyebutkan, pemerintah daerah terus melakukan pendampingan terhadap keluarga korban pesawat naas yang belum mendapatkan asuransi tersebut.
“Ada beberapa yang sudah, kita dampingi melalui staf khusus. Silahkan nanti ke Pak Zaidan (Staf Khusus Gubernur-red),” kata Erzaldi kepada wartawan, akhir pekan lalu.
Disisi lain, untuk mengenang tragedi ini, Pemprov Babel akan membangun tugu tragedi Lion Air yang saat ini masih didesain perencanaannya.

“Tahun ini kita desain tugu tragedi Lion, akan kerja sama dengan kota, ada enggak sediakan tanah, kita upayakan, nanti difasilitasi taman juga, menjadi tempat hiburan dan destinasi wisata juga,” terangnya
Tugu ini, kata Erzaldi bukan berarti untuk mengenang kesedihan bagi keluarga korban dan duka masyarakat Babel. Tetapi sebagai peringatan bagi penyedia transportasi dan masyarakat untuk memilih transportasi yang aman serta nyaman.
“Ini sebagai peringatan, pengguna jasa penerbangan harus bisa memilih transportasi yang faktor keamanannya juga harus diperhatikan, enggak semata harga tiket yang murah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pesawat Lion Air JT-610 yang membawa 181 penumpang ini, berangkat dari bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tanggerang, Banten pada 29 Oktober 2018 menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang. Pesawat itu hilang kontak sejak pukul 6.50 Wib atau sekitar 15 menit setelah mengudara dari Bandara Soekarno-Hatta. Pilot sempat meminta untuk kembali ke landasan, namun sebelum diakomodir oleh petugas ATC, pesawat telah jatuh. (nov/1)

Related posts