Truk Sawit PT AMA Terbalik, Sopir Tewas Tertimpa Mobil

  • Whatsapp

Kenek Kritis

TANJUNGPANDAN – Sopir dan kenek mobil junder pengangkut buah sawit perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Argo Makmur Abadi (PT AMA) di Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Belitung mengalami kecelakaan maut, Rabu (10/07/19). Dua pekerja naas diketahui bernama Hayar (34) dan Topriyandi (31), warga Desa Selumar Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung.

Diketahui junder yang dikemudikan Hayar terbalik ketika sedang mengangkut buah sawit keluar dari perkebunan. Tragisnya, posisi korban tertimpa mobil dan bak junder sehingga meregang nyawa dilokasi kejadian.

Sedangkan keneknya, Topriyandi langsung dilarikan ke rumah sakit umum H Marsidi Judono Tanjungpandan karena mengalami pendarahan kepala dan cedera bagian dada. “Ditemukan warga, mereka sepertinya baru berangkat untuk mengangkut buah sawit,” kata salah satu warga yang melayat.

Sementara itu, menurutnya¬† penyebab pasti kecelakaan belum dapat dipastikan. “Belum tahu, kalau rem blong bisa tapi masih di periksa pihak kepolisian. Kami tidak tahu penyebabnya apa,” ujarnya.

General Manager PT AMA, Rama, mengatakan pihak perusahaan bertanggungjawab sepenuhnya atas kecelakaan yang menimpa dua pekerja mereka.

“Saya pun baru balik, kalian harus tanya pengurus. Perusahaan akan tanggungkan apa-apa yang dibutuhkan oleh korban, perusahaan akan tanggung semua,” kata Rama selaku General Manager PT AMA kepada Rakyat Pos.

Mengenai biaya perawatan korban selamat jika nanti perlu dilakukan rujukan ke rumah sakit di Jakarta pihaknya akan lakukan semua itu. “Kita akan ikut nasihat dari dokter. Apa yang disarankan oleh dokter akan kita ikuti,” ungkapnya.

Rama sendiri menyerahkan sepenuhnya kepada manager PT AMA Divisi Air Selumar Aman Rahman.

“Kalau untuk kasus kita serahkan kepada pihak kepolisian, tapi untuk tindak lanjut pastilah. Ini kalau mau dirujuk ke Jakarta kita siap, dan kita sudah persiapkan. Ini tinggal tunggu keputusan dokter,” kata Aman Rahman.

Penyebab kecelakaanpun dirinya sama seperti yang lain, belum mengetahui dan belum mendatangi lokasi kejadian. Dirinya setelah mendapat kabar langsung menuju rumah sakit. “Saya juga belum tahu, karena tadi juga belum kelokasi dapat kabar saya langsung kemari (RSUD),” tambahnya.

Mengenai kondisi kendaraan yang dimiliki oleh perusahaan, ia menepis jika kendaraan yang ada pada perusahaan tidak layak digunakan.

Menurutnya, perusahaan secara rutin melakukan perawatan kendaraan-kendaraan yang ada. “Sangat layak ya, kita lakukan perawatan secara rutin,” ungkapnya. (dod/6)

Related posts