by

TPID Bangka Barat Diimbau Memahami Tugas & Fungsi

Bupati Bangka Barat Parhan Ali turut menyanyikan Lagu Indonesia saat Pembukaan Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten dan Sosialisasi Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) dalam PID Pemerintah Kabupaten Bangka Barat yang diselenggarakan Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bangka Barat di ruangan OR II Setda Bangka Barat.(foto: hendra).

MUNTOK – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bangka Barat melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) Tim Inovasi Kabupaten dan sosialisasi Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) dalam PID.

Kegiatan yang diselenggarakan di ruangan OR II Sekretariat Daerah Bangka Barat ini, untuk memberikan pemahaman kepada para anggota Tim Inovasi di Kabupaten Bangka Barat, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) dan para pendamping desa dalam merencanakan pembangunan desa yang bersifat kreatif dan inovatif.

Di sela acara, Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinsos Bangka Barat, Idwin menjelaskan, perencanaan program dibutuhkan dalam merencanakan program pembangunan desa tahun 2019.
Dikatakannya lebih lanjut, hasil dari rakor hari ini akan dilanjutkan dengan kegiatan Bursa Inovasi Desa dimana akan ada dinamika pertukaran informasi program inovasi desa pada tanggal 24 September 2018 mendatang.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Parhan Ali dalam sambutannya mengimbau seluruh elemen yang tergabung dalam TPID Bangka Barat memahami tugas dan fungsi masing-masing dalam kepengurusan agar semua berjalan lancar.

“Cermati seluruh prosesnya, mulai dari persiapan awal, penyelenggaraan Bursa Inovasi Desa, dan kawal hasilnya agar program yang ditentukan dan dipilih nantinya dapat diterapkan desa yang bersangkutan,” katanya.

“Jangan lupa nantinya dalam Bursa Inovasi Desa, pilihlah program kegiatan yang dirasa sesuai dengan karakter, kemampuan sumber daya di desa sehingga hasil pelaksanaan program akan bisa dicapai secara maksimal,” sambungnya.

Turut hadir dalam rapat koordinasi antara lain Asisten Sekretaris Daerah Bangka Barat bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala OPD terkait, para camat, sektor perbankan, organisasi masyarakat, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat.

Selain itu, elemen masyarakat yang termasuk dalam ke dalam susunan kepanitiaan Tim Inovasi Kabupaten Bangka Barat turut berpartisipasi, diantaranya adalah tenaga ahli, pendamping desa, pendamping lokal seluruh Desa yang ada di Kabupaten Bangka Barat.(wan/3).

Comment

BERITA TERBARU