TNI-Polri Siap Tindak Tegas Aksi Inkonstitusional

  • Whatsapp

Dandim Bangka :Tidak Ada Toleransi
Polres Tetap Siagakan Personel

PANGKALPINANG – Isu adanya upaya aksi inkonstitusional dan gangguan keamanan dan ketertiban pasca Pilpres dan Pileg 2019 mendapat respon dari pihak TNI dan Polri. TNI dan Polri menegaskan siap tegas upaya-upaya inkonstitusional maupun gangguan keamanan.

Penegasan itu disampaikan Dandim 0413 Bangka Letkol (Arm) Riski Budianto saat memberikan keterangan pers bersama Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono Septana, di halaman Mako Polres Pangkalpinang, Kamis (18/4/2019).

“Aparat keamanan tidak akan memberikan toleransi atas tindakan yang mengganggu ketertiban masyarakat dalam menyikapi Pemilu 2019. TNI dan Polri akan menjaga stabilitas keamanan hingga berakhirnya seluruh tahapan Pemilu 2019,” ujar Riski.

Dia menegaskan, TNI bersama Polri akan menindak tegas semua upaya yang akan mengganggu ketertiban masyarakat. Apalagi, bila aksi-aksi untuk menyikapi hasil pemilu dilakukan dengan cara-cara yang inkonstitusional dan bisa merusak proses demokrasi.

Sementara itu, Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono menerangkan bahwa proses pemungutan suara dan hitung suara di TPS-TPS di wilayah Pangkalpinang berjalan aman dan tertib.

“Alhamdulillah berlangsung aman dan tertib, saat ini pasukan pengamanan sudah bergeser ke kantor Kecamatan untuk mengamankan proses pleno di PPK,” beber Kapolres.

Ditambahkan Kapolres, dirinya menghimbau kepada timses presiden dan wakil presiden serta caleg menahan diri dalam menyingkapi hasil hitung cepat (Quick Count).

“Jangan beruforia berlebihan, karena kami khawatirkan akan terjadi gesekan antar pendukung yang mengakibatkan situasi semakin tidak kondusif,” tutup Kapolres.

Cegah Sabotase Kotak Suara

Kapolres menegaskan pihaknya juga tetap menyiagakan personel meskipun tahapan pencoblosan dalam Pemilu 2019 telah usai.

“Pasca Pileg dan Pilpres, kita tetap mengamankan jalannya kemana tujuan kotak suara, baik itu dari TPS ke PPS, kemudian dari PPS ke PPK. Jadi, kita tetap siagakan anggota,” kata Kapolres.

Hal itu, lanjutnya, sebagai upaya untuk mencegah adanya indikasi sabotase terhadap kotak suara. “Ini bertujuan untuk mengamankan, jangan sampai ada perubahan ataupun sabotase. Jangan ada yang coba menghilangkan dan ada yang coba membakar,” terangnya.

Dikatakan Iman, pihaknya juga bersama wali kota dan Dandim ikut mengontrol setiap TPS guna menciptakan pemilu yang damai dan kondusif di Pangkalpinang. Sejauh ini, katanya, belum ada gejolak atau situasi yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Alhamdulillah, situasi sebelum dan saat pencoblosan dalam suasana yang aman. Kami juga bekerja sama dengan Kodim 0413/Bangka mengamankan dan membentuk posko gabungan untuk melaksanakan patroli bersama diwilayah-wilayah seputaran Pangkalpinang dan Pangkalan Baru,” ungkapnya. (das/bis/6)

Related posts