Tindakan Reflektif untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

  • Whatsapp

Untuk melaksanakan refleksi ini, guru harus memiliki Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Sesuaikan dengan situasi dan kondisi mengajar saat ini. Mengingat pandemi Virus Corona saat ini, guru harus mengubah kembali RPP yang biasanya sudah disiapkan di awal tahun pelajaran. Bagian mana saja yang masih bisa dilaksanakan atau harus diubah. Guru juga hendaknya memiliki jurnal mengajar yang merupakan catatan atau dokumentasi kegiatan belajar mengajar. Ada baiknya pada saat mengajar dengan sistem tanpa tatap muka, interaksi terhadap peserta didik tetap berjalan. Guru tetap memberikan masukan dan penilaian atas pekerjaan peserta didik sebagai bentuk interaksi dalam sebuah proses pembelajaran. Seorang guru juga dapat meminta bantuan dari rekannya sesama guru untuk mengevaluasi kemampuan dan kompetensi mengajar dirinya dengan tujuan mengumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang mengajar. Seburuk apapun hasil evaluasi tersebut harus diterima dan dijadikan bahan  masukan agar dapat meningkatkan kualitas mengajar seorang guru. Berbagai tahapan ini sangat diperlukan sebagai bahan untuk menelaah kembali apa yang sudah dilakukan sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditentukan sebelumnya dapat diperbaiki kualitasnya.

Hasil refleksi dapat menentukan langkah apa saja yang akan kita ambil dan laksanakan selanjutnya. Bisa kita tuangkan kembali dalam bentuk RPP yang merupakan hasil analisis dan interpretasi dari data yang sudah kita peroleh. Disinilah kita melakukan kembali proses perencanaan pembelajaran berkaitan dengan permasalahan dan situasi dan kondisi saat ini.  Ini bukan sesuatu yang mudah. Apalagi bagi guru yang belum pernah melaksanakan refleksi. Berfikir kritis,  analitik, menyiapkan data menjadi sebuah rumusan, hingga tindakan alternatif yang memunculkan solusi, butuh pengetahuan dan pengalaman terkait dengan materi pembelajaran. Ketika seorang guru telah mampu melakukan refleksi untuk mengukur tingkat keberhasilan proses dan hasil belajar peserta didik, mengevaluasi proses pembelajaran, dapat mengidentifikasi penyebab tidak berhasilnya proses belajar, dan memperbaiki kualitas pembelajaran, maka kita bisa berharap tujuan pembelajaran akan tercapai dengan kualitas dan kompetensi yang dapat dibanggakan. (***)

Read More

 

Related posts