Tim Saber Pungli Ungkap 7 Kasus

  • Whatsapp

Di Polri, Pelindo dan Disnakertrans

Pangkalpinang – Tim Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Satgas Saber Pungli Babel) yang dibentuk dan dilantik pada Desember 2016, dalam 4 bulan bertugas sudah berhasil mengungkapkan tujuh kasus pungli yang terjadi. Salah satunya bahkan terjadi di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, yakni di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
Wakil Ketua Satgas Saber Pungli, Yulizar Adnan kepada Rakyat Pos mengatakan, dari tujuh kasus yang berhasil diungkap ini, empat diantaranya terjadi di wilayah Polri, satu kasus di Disnakertrans Pemprov Babel dan dua kasus di PT Pelindo II Pelabuhan Pangkalbalam.
“Untuk yang di Disnakertrans itu masih dalam proses mendengarkan pendapat ahli, kasusnya ada pungutan dalam pelatihan,” ujarnya dalam coffee morning yang digelar di lantai tiga kantor Gubernur Babel, Senin (17/4/2017) kemarin.
Sedangkan untuk kasus di PT Pelindo, tim mendapati pungli hanya terkait pemotongan honor, namun temuan itu tetap akan ditindaklanjuti.
Yulizar dalam kesempatan coffee morning yang dihadiri Ketua Tim Saber Pungli, Irwasda Polda Babel, anggota lainnya dan peserta dari OPD menambahkan, pihaknya juga patut melakukan sosialisasi untuk memperjelas katagori pungli yang terjadi. Jangan sampai ada OPD yang ketahuan melakukan pungli.
“Sosialisasi ini memaparkan sejauh mana kegiatan yang dilakukan, dan juga sharing kepada OPD mana saja yang dikatakan pungli, dan bagaimana mengatasinya,” tandas dia.
Yulizar berharap, melalui kegiatan sosialisasi via coffee morning ini dapat memberikan pemahaman dan meminimalisir terjadinya pungli di Babel.
Sementara Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Babel, AKBP. Slamet Adi Purnomo menambahkan, 4 kasus temuan pungli yang tejadi di institusi Polri ini, sekarnag dalam tahap memasuki persidangan kode etik dan disiplin.
“Untuk Pelindo itu ada dua kasus, ini juga kita masih terus proses,” imbuhnya.
Ia berharap, tak ada lagi kasus serupa yang terjadi, dan pelayanan kepada masyarakat harus diberikan maksimal tanpa pungli.
Untuk diketahui, Tim Unit Satgas Saber Pungli tingkat Provinsi Babel yang dilantik pada Rabu (21/12/2016) dengan Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor : 188.14/1175/INPT/2016 tanggal 17 November 2016 yang ditandatangani Dr. Yuswandi A. Temenggung, berjumlah 41 personil. Ketua pelaksananya dijabat Irwasda Polda Babel Komisaris Besar Polisi Mustofa dibantu wakil ketua masing-masing Haryoso (Inspektur Provinsi Babel) dan Meiza Khoirawan (Asisten Bidang Pembinaan Kejaksaan Tinggi Babel).
Selain itu dibantu kelompok kerja berasal dari unsur pemerintah provinsi, Kepolisian Daerah, Kejaksaan Tinggi, Badan Intelijen Daerah, Perguruan Tinggi, Polisi Militer TNI AD, AU, AL dan Ombudsman Bangka Belitung.
Gebrakan Tim Unit Satgas Saber Pungli Babel yang paling heboh terdengar yakni pada Kamis sore 2 Februari 2017. Kala itu, tim dikabarkan menangkap seorang pekerja pabrik CPO kelapa sawit dan memeriksa beberapa oknum pegawai PT Pelindo II Pelabuhan Pangkalbalam, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor PT Pelindo II Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang.
Selain menangkap orang tersebut, Tim Saber Pungli dari unsur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Babel, juga mengamankan uang tunai sebesar Rp185 juta.
Uang ini didapati, setelah tim yang dipimpin oleh Dirreskrimsus Kombes Pol Mukti Juharsa dan Dirreskrimum Kombes Pol Tony Harsono melakukan penggeledahan di kantor PT Pelindo II Pangkalbalam.
Tak hanya menyita uang, Tim juga berhasil mengamankan sejumlah dokumen dan surat-surat penting terkait OTT di kawasan pelabuhan itu.
Informasi yang diterima wartawan, Tim Saber melaksanakan OTT terhadap seorang pengurus bongkar muat CPO dari PT SM, yakni M. Pekerja itu datang ke Kantor Pelindo II untuk membayar uang setoran bongkar muat CPO sebesar Rp185 juta.
Namun keterangan dari M uang tersebut didalihkan untuk membayar hutang jasa bongkar muat kapal Tongkang USJ (kapal CPO). Selain itu, ikut diperiksa sejumlah pegawai PT Pelindo dan M. Sayangnya, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi tentang adanya dugaan OTT oleh Tim Saber Pungli Polda Babel di Kantor Pelindo II Pelabuhan Pangkalbalam ini. (nov/1)

Related posts