Tim Gabungan Temukan Jasad Sudarto

  • Whatsapp

Proses Pencarian Sekitar 10 Jam

SIMPANGRIMBA – Sudarto (40) nelayan asal Desa Rajik Kecamatan Simpang Rimba yang terseret ombak besar saat memancing di pantai Batu Bedaun Selasa siang, telah berhasil diketemukan pada malam harinya pukul 23.30 Wib.
Jasad korban ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polsek Simpang Rimba, Sat Polair dan Sat Sabhara beserta Tim Sar Basarnas Pangkalpinang dibantu masyarakat dan nelayan.
Pencarian yang dilakukan sekitar 10 jam dilokasi hilangnya korban, menggunakan peralatan Jala (jaring) pada titik fokus. Korban ditemukan anggota Polsek Simpang Rimba bersama BKO Polair Polres Basel dan Tim SAR langsung mengamankan lokasi guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah itu, jasad korban diamankan di pesisir pantai dan langsung dibawa ambulan menuju ke rumah korban.
Sebelum terseret arus kencang, korban sekitar pukul 08.00 Wib bersama temannya Surian (46) pergi memancing di Pantai Batu Bedaun Desa Rajik Kecamatan Simpang Rimba. Ketika itu, air laut sedang surut setinggi lutut orang dewasa serta jarak air laut dengan bibir pantai kurang lebih 300 meter. Pada pukul 13.00 Wib Surian (46) mengajak korban pulang lantaran air laut mulai meninggi. Saat Surian sudah berada di tepi pantai, terdengar suara korban berteriak. Surian lalu berbalik dan berusaha menolong korban.
Surian berusaha menolong korban karena arus yang sangat deras iapun ikut terseret dan kembali berenang ke tepi pantai sedangkan korban sudah jauh tengelam dan terseret arus laut serta tidak terlihat lagi. Kemudian Surian kembali ke desa meminta pertolongan kepada warga, dan melakukan pencarian bersama warga dan nelayan, perangkat desa setempat serta anggota Polsek Simba.
“Saya harap kejadian seperti ini tidak terluang kembali, musibah seperti ini memang tidak bisa terprediksi oleh kita, namun ketika kita sedang di laut atau pantai melihat situasi alam tidak mendukung seperti adanya arus yang deras atau tingginya gelombang atau yang lainnya hendaknya kita segera untuk menghindarinya atau segera ke tepi” himbau Kapolsek Simpang Rimba Iptu Yudha Prakoso Rabu (21/6/2017). (raw)

 

Related posts