Tim Cobra Ringkus Mr Black

  • Whatsapp
Mr Black dan barang bukti sabu

Tertangkap di Belakang Pujako
2 Pengguna Diserahkan ke BNPP

PANGKALPINANG – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali ungkap kasus penyalahgunaan peredaran narkoba dengan tempat kejadian perkara (TKP) di belakang Pujako Jalan Sudirman, Kelurahan Opas, Kecamatan Tamansari Kota Pangkalpinang, Rabu (1/3/2017) sekitar pukul 16.00 Wib.
Pelaku penyalahgunaan narkoba yang berhasil ditangkap Tim Cobra Ditresnarkoba Polda Kep. Babel, yakni RI alias Black yang bertindak sebagai pemilik dan penjual narkoba jenis sabu.
Selain membekuk Black, aparat pun berhasil mengamankan barang bukti berupa 9 paket Shabu, 1 unit Hp, 1 set alat hisap berupa bong, 1 bal plastik yang berisi plastik strip kosong dan 1 buah pirek.
Direktur Ditresnarkoba (Dirresnarkoba) Polda Babel, Kombes Pol Suhirman mengatakan, pelaku penyalahgunaan narkoba yang ditangkap anggotanya bermula ketika Mr Black dipantau sejak minggu pertama di bulan Februari 2017.
“Namun karena saat itu belum nampak keberadaan Mr Black dan pada awal Maret 2017 baru muncul keberadaannya. Lalu anggota kita membuntuti pelaku. Setelah Tim Cobra yakin setelah melihat kondisi Mr Black yang tampak berubah wajahnya, akhirnya Tim Cobra menangkap Mr Black di belakang Pujako Kota Pangkalpinang,” beber Dirresnarkoba kepada Rakyat Pos, Jumat (3/3/2017).
Polisi lantas melakukan penggeledahan terhadap Mr Black dan berhasil menemukan 9 paket sabu serta barang bukti lainnya.
“Setelah ditemukan BB, pelaku dan barang bukti diamankan ke Mako Ditresnarkoba Polda Kep. Babel, guna proses penyidikan lebih lanjut,” katanya.
Kombes Pol Suhirman menuturkan bahwa dalam menjalankan praktek haramnya tersebut, Mr Black menggunakan sebuah pondok yang tidak berpenghuni sebagai sarana transaksi.
“Setelah dilakukan pengembangan, akhirnya anggota kita juga mengamankan 2 orang lainnya, yaitu EF dan S. Namun, kedua orang tersebut tidak ditemukan barang bukti,” tuturnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, pihaknya lantas melakukan pemeriksaan tes urine terhadap kedua pelaku, alhasil hasil pemeriksaan menyatakan positif mengandung amphetamin.
“Berhubung kedua orang tersebut tidak ditemukan barang bukti dan sesuai tes urine hasilnya positif, maka kedua orang tersebut diserahkan ke BNNP Kep. Babel untuk dilakukan rehabilitasi,” pungkas Suhirman. (bis/6)

Related posts