Tiga Pengusaha Pemula Terima Penghargaan

  • Whatsapp
Wagub Babel, Abdul Fatah menyerahkan penghargaan kepada salah satu pengusaha pemula berprestasi di halaman Kantor Gubernur Babel, Senin (28/10/2019). (foto: istimewa)

 

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, memberikan penghargaan kepada tiga pengusaha pemula berprestasi yang sudah diseleksi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Dia menegaskan pemilihan pengusaha pemula ini merupakan upaya Pemprov Babel untuk mendorong pelaku UMKM di Babel untuk terus berkarya, berinovasi dalam berwirausaha.

“Pemuda milenial untuk lebih berinovasi dan kreatif, ini salah satu kegiatannya memberikan penghargaan kepada pemuda dan pemudi yang eksis mengembangkan usahanya,” kata Erzaldi saat memberikan penghargaan disela peringatan ke-91 Hari Sumpah Pemuda, di halaman Kantor Gubernur Babel, Senin (28/10/2019).

Pemerintah Provinsi Babel, lanjutnya mendorong para pemuda untuk menjadi wirausaha, sehingga tidak terpaku pada keinginan untuk menjadi pegawai negeri. “Sekarang kita tekankan para pemuda untuk jadi pengusaha, kalau dulu kan ingin jadi PNS,” imbuhnya.

Tiga orang pemuda juara lomba wirausaha muda pemula berprestasi 2019 ini adalah Renny Agustiana dengan jenis usaha kuliner. Pemilik Kedai Kayoung Tanjungpandan Belitung ini, berhasil dinobatkan menjadi juara satu setelah berhasil menyisihkan 28 peserta lainnya.

Di posisi juara kedua ditempati oleh Sri Widayanti dari Sungailiat, Kabupaten Bangka, dengan jenis usaha jasa rias pengantin. Sri merupakan pendiri sekaligus pemilik Queen Sri Wedding House.

Sementara juara ketiga, diraih Muhammad Syafei. Pemuda asal Desa Pongok, Kabupaten Bangka Selatan dengan jenis usaha industri pangan dan kuliner. Syaefi merupakan pendiri sekaligus pemilik caffe di Desa Pongok.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Diskepora) Provinsi Babel, Suharto berharap, pemuda selalu berani serta percaya diri untuk melangkah yang lebih baik, dan tidak mengharapkan dari pemerintah saja, namun harus menjadi suri tauladan bagi pemuda yang lain serta mandiri.

“Pemuda merupakan ujung tombak pemerintah kita, dengan harapan pemuda nantinya bisa mandiri”, harapnya.

Suharto menambahkan pemerintah melalui diskepora tetap peduli dan memikirkan peran pemuda di Babel.

Ajak Pemuda Dinamis dan Kreatif

Sementara itu, dalam peringatan ke-91 Sumpah Pemuda, Wagub Babel, Abdul Fatah mengajak pemuda untuk selalu menghargai hasil karya para pemuda dengan berkaca pada tanggal 28 Oktober.

Sedangkan tujuan dari pemerintah daerah memberikan penghargaan, diungkapkan wagub, agar pemuda-pemuda yang lain mampu menjadi pemuda yang kreatif dan tidak diam saja, tapi dinamis.

“Pemuda harus melahirkan inovasi-inovasi yang kemudian akan meningkatkan daya saing dari pada para pemuda tersebut. Mari kita berkarya, mari kita melahirkan inovasi. Mari kita mengisi perkembangan yang serba cepat ini, dengan membekali diri dengan kemampuan teknologi, informasi dan komunikasi,” ajak wagub.(nov/10)

Related posts