Tiga Pengedar Sabu Spesialis Wilayah Tambang Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Kabag Ops Polres Bateng, AKP Andi Purwanto menunjukkan barang bukti yang diamankan dari tiga tersangka saat press release di Mapolres Bateng, Rabu (13/11/2019). (foto: Muhammad Tamimi)

KOBA– Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Tengah (Bateng) kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Kali ini, tiga pelaku yang biasa mengedarkan sabu kepada pekerja tambang berhasil ditangkap polisi.

Ketiga tersangka yaitu EP alias Otong, MD alias Mul, dan AP alias Ardi. Dari tangan pelaku turut diamankan bukti diduga sabu seberat 3.48 gram senilai Rp4,5 juta, dua unit sepeda motor, satu unit mobil dan tiga handphone.

Kapolres Bateng, AKBP Slamet Ady Purnomo melalui Kabag Ops AKP Andi Purwanto mengatakan kasus tersebut terungkap sejak bulan Oktober sampai bulan November 2019 dengan satu tersangka di Kecamatan Koba dan dua orang tersangka di Kecamatan Sungaiselan.

“Ketiga tersangka ditangkap pada tempat yang berbeda. Pertama di Koba dan kedua di Sungaiselan. Informasi dari tersangka harga satu paket sabu senilai Rp300-400 ribu per gram,” ujar Andi saat press release di Mapolres Bangka Tengah, Rabu (13/11/2019).

Dia menjelaskan, pelaku biasanya mengedarkan narkoba secara acak dan dari hasil interogasi sudah banyak narkoba jenis sabu telah dijual kepada pekerja tambang di wilayah Bangka Tengah.

“Penangkapan ketiga tersangka bermula dari informasi masyarakat. Setelah mengantongi nama calon pelaku langsung dilakukan penangkapan beserta penggeledahan terhadap pelaku. Dari pengakuannya, pelaku baru pertama kali menggunakan barang haram tersebut,” ungkapnya.

Andi menambahkan, ketiga pelaku dikenakan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 114 ayat 1 tentang pengedar, pasal 112 ayat 1 tentang kepemilikan dan pasal 132.

“Untuk ancaman kurungan paling singkat 5 tahun dan maksimal 20 tahun. Kemudian denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp10 miliar,” ujarnya. (ran)

Related posts