Tiga Lokalisasi Pangkalpinang Di-deadline Sebelum Puasa

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dengan Tim Terpadu, memberikan tenggat waktu sesegera mungkin dalam penutupan tiga lokalisasi yang berkedok kafe di Ibukota Provinsi Bangka Belitung. Untuk itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp) Pangkalpinang beserta instansi terkait, akan melakukan deklarasi penutupan tiga lokalisasi tersebut, yakni Teluk Bayur, Parit Enam dan Pasir Padi.

Kasat Pol PP Pangkalpinang, Susanto mengatakan, sesuai hasil kegiatan rapat yang digelar di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Girimaya, pihaknya memastikan dalam waktu dekat akan melakukan deklarasi penutupan lokalisasi tersebut.

“Rapat sosialisasi hari ini sudah memasuki tahap ketiga selanjutnya ditahap keempat akan dilakukan deklarasi penutupan lokalisasi,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/03/20).

Baca Lainnya

Menurutnya, tim sebelumnya sudah melakukan langkah, seperti pendataan penghuni di tiga tempat sejumlah kafe di wilayah itu. Tim memastikan tidak akan ada perlawanan apapun.
“Alhamdulillah apa yang sudah kita lakukan hingga sampai saat ini semua berjalan lacar,” bebernya.

Para penghuni lokalisasi hanya mengusulkan bagaimana tindaklanjut keberadaan mereka selanjutnya, baik itu pemulangannya maupun biaya segala macam.
“Ini memang sudah dijawab oleh Asisten 1 Pemerintahan Pemkot Pangkalpinang, bahwa untuk saat ini Pemkot memang belum mempunyai anggaran untuk itu,” jelasnya.

Kendati demikian, penutupan tiga lokalisasi tersebut tetap akan dilakukan oleh Pemkot Pangkalpinang.
“Rencana sebelum puasa eksekusi penutupan akan dilakukan. Kita akan undang semua OKP maupun pihak terkait dalam penutupan nanti,” tegasnya. (bum/1)

Related posts