Tiga Dewan Penasehat Forwaka Babel Mundur

  • Whatsapp

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Merasa tak lagi searah dalam mengurusi roda organisasi, tiga orang anggota Dewan Penasehat Forum Wartawan Kejaksaan (Wanhat Forwaka) atau FWKBB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat sore (15/5/2020).

Read More

Ketiga orang wanhat yang juga wartawan senior dan pimpinan media di Bangka Belitung itu mengundurkan diri, yakni CEO Babel Pos, Syahril Sahidir, Pemimpin Redaksi Laskar Pelangi, Agus Ismunarno dan Agus Hendrayadi Pemimpin Redaksi Rakyat Pos.

Mereka sebelumnya diangkat dan diminta menjadi dewan penasehat ketika Forwaka masih dipimpin almarhum Ngadianto Asri yang terpilih menjadi ketua secara aklamasi di Kejati Bangka Belitung tahun 2019 silam.

Almarhum bersama beberapa pengurus pada 24 Juni 2019, lalu mendatangi kediaman empat pemimpin media, untuk meminta dukungan menjadi dewan penasehat.

“Dulu kita begitu respek dan mendukung penuh. Namun sekarang sepertinya sudah tidak searah dan sejalan lagi. Kami, terutama saya mau berkonsentrasi penuh di intern Babel Pos,” kata Syahril Sahidir, tadi malam.

“Melihat perkembangan dan kondisi yang ada, maka dengan ini saya menyatakan mengundurkan diri dari posisi sebagai Dewan Penasehat (Wanhat) Forwaka Babel. Saya ingin netral dalam kapasitas saya sebagai wartawan senior,” tambahnya.

Hal serupa disampaikan Agus Hendrayadi setelah mengetahui dan melihat WA Grup Forwaka tentang pengunduran diri Syahril Sahidir.

Menurutnya, pasti ada masalah dan sesuatu yang tidak biasa sehingga salah satu wartawan senior itu sampai mengundurkan diri. Dan ia mengonfirmasi hal itu langsung kepada Syahril yang kemudian dibenarkan.

“Organisasi ini tempat berkumpulnya para wartawan. Tapi ada muncul pernyataan ketidakpercayaan lagi dari beliau (Syahril-red). Kami sudah tau masalahnya apa. Sudah tidak sejalan lagi. Saya juga menyatakan mengundurkan diri dari jabatan wanhat dan tak lagi mau terlibat dengan Forwaka Babel dalam bentuk apa pun,” tegas Agus.

Ia mengaku telah selesai menunaikan janji terhadap almarhum Ngadianto Asri yang dulu meminta dukungan mereka sebagai wanhat saat menjabat ketua Forwaka Babel.

“Saya sudah tepati janji saya kepada almarhum untuk mendukungnya. Kini janji saya pun terhadap almarhum telah selesai, almarhum telah berpulang. Mohon maaf atas keputusan kami ini karena mungkin Forwaka akan lebih baik, lebih leluasa tanpa saya dan Bang Syahril,” tandasnya.

Pengunduran diri Agus itu ditembuskan juga ke salah satu Pembina Forwaka, Roy Arlan yang menjabat Kasipenkum Kejati Babel dan Agus Ismunarno, wanhat lainnya.

Ternyata, Pemimpin Redaksi Laskar Pelangi tersebut menyatakan ikut juga mengundurkan diri sebagai wanhat.

“Saya jugalah Bang,” tukas mantan Pemimpin Redaksi Bangka Pos ini. (ahy)

JustForex

Related posts