TI Rambah HP Makan Tumbal, Dua Penambang Terkubur dalam Camuy

  • Whatsapp

1 Selamat, 1 Masih Hilang

BELINYU – Kecelakaan kerja tambang inkonvensional kembali terjadi. Parahnya kali ini, dua orang penambang TI milik Vendi alias Aliung warga Belinyu yang merambah kawasan larangan hutan produksi Parit 19, Belinyu menjadi korban tertimbun longsoran tanah.
Sayangnya berita terkait dengan kejadian laka tambang illegal ini diduga sengaja tertutup erat, sehingga wartawan sulit untuk memperoleh informasi lebih mendalam.
Seorang warga Belinyu, Ei saat dikonfirmasi Wartawan, Selasa (18/9/2018) membenarkan kejadian laka tambang yang menyebabkan dua orang tertimbun hidup hidup didalam lobang camuy pada kedalaman belasan meter.
“Kejadiannya terjadi tadi sore sekitar pukul 17.00 WIB dilokasi tambang milik Vendi alias Aliung warga Sincong,” katanya.
Menurut dia, lokasi yang digarap oleh Vendi berada di Parit 19 Belinyu masuk kawasan hutan produksi.
“Dua orang anak buahnya tertimbun tanah dan masih dalam pencarian. Dalam kejadian ini, 1 orang selamat dan mengalami patah kaki,” bebernya.
Hanya saja Ei tidak mengetahui secara pasti bagaimana kronologis kejadian laka tambang itu terjadi.
“Yang pastinya saat ini semua anggota Polsek Belinyu berada dilokasi turut melakukan pencarian,” sambungnya.
Namun, Kapolsek Belinyu AKP Teguh saat dikonfirmasi melalui via Whats App belum memberikan jawaban atas laka tambang ilegal di kawasan hutan produksi Parit 19. (2nd/6)

Related posts