TI Rajuk Sungai Rambat Segera Disikat

No comment 139 views


Bupati Babar Tegaskan Harus Ditertibkan

MUNTOK – Pemkab Bangka Barat (Babar) akan mengambil tindakan tegas terhadap TI rajuk yang masih nekat beroperasi di alur sungai di Desa Rambat, Kecamatan Simpang Teritip. Tindakan tegas ini diambil karena beberapa kali himbauan dan peringatan yang diberikan aparat tidak diindahkan sama sekali.
“Segera akan kita ambil tindakan tegas keberadaan TI rajuk tersebut. Karena semakin lama dibiarkan akan bertambah, hutan manggrove yang dirusak,” tegas Bupati Bangka Barat H Parhan Ali dalam rakor membahas penghentian TI di hutan manggrove Desa Rambat Kecamatan Simpang Teritip, Rabu (2/8/2017) di OR II Pemkab Babar.
Untuk itu lanjut Parhan, pihaknya akan segera melakukan rapat dengan Kapolres dan pihak terkait lainnya guna membahas langkah dan persiapan melakukan penertiban tersebut.
“Setelah ini kami akan melakukan rapat kecil guna membahas rencana penertiban tersebut, termasuk masalah anggaran dan peraonil,” kata dia.
Rakor tersebut dihadiri Kapolres Babar AKBP Hendro Kusmayadi, Asisten I M Soleh, Kasat Pol PP Sidharta Gautama, Danramil Muntok Mayor Sahudi, Camat Simpang Teritip, Kades Rambat serta pihak terkait lainnya.
Kades Rambat dalam kesempatan itu meminta agar TI tersebut segera dihentikan. Tidak perlu lagi ada himbauan atau peringatan karena hal itu sudah berulangkali dilakukan, namun tidak diindahkan oleh para penambang yang notabenenya warga pendatang.
“Kita sebagai aparat desa ini sudah tidak ada harganya lagi di mata mereka, termasuk juga camat juga tidak ada wibawanya lagi. Jangan sampai Pemkab Babar juga kehilangan wibawanya karena tak kunjung menertibkan TI ini,” kata dia. (wan/1)

No Response

Leave a reply "TI Rajuk Sungai Rambat Segera Disikat"