THM Masih Ramai Pengunjung

  • Whatsapp
RAZIA THM – Kadis Pariwisata didampingi Kabag Ops Polres Pangkalpinang, memberi himbauan kepada pengelola tempat hiburan malam agar mentaati aturan jam operasi sesuai surat edaran Walikota Pangkalpinang. (foto: Dwi Sadmoko)

Pengelola Diimbau Patuhi Aturan

PANGKALPINANG – Sejumlah tempat hiburan malam di wilayah kota Pangkalpinang, Sabtu malam (11/5/2019) dirazia Tim Gabungan dari Polres Pangkalpinang, Satpol PP, dan Dinas Pariwisata.
Kegiatan diawali dengan apel pasukan di halaman Polres Pangkalpinang, dipimpin Kabag OPS Polres Pangkalpinang Kompol Sahbaini dan Kelapa Dinas Pariwisata Anggo Rudi.
Pantauan Rakyat Pos, puluhan personil diterjunkan dalam giat tersebut. Petugas mendatangi tempat hiburan malam seperti Teluk Bayur, X-Treme, Pasir Padi, Oxtagon, Milenium, Diskotik Global dan Indigo.
Kendati suasana bulan ramadhan, tempat hiburan malam masih dipenuhi pengunjung, seperti nampak di Teluk Bayur dan Parit 6.
Kepala Dinas Pariwisata, Anggo Rudi, mengatakan bahwa pihaknya bersama instansi terkait mendatangi tempat hiburan malam untuk melakukan monitoring terhadap surat edaran Walikota Pangkalpinang nomor 17 tahun 2019 pada tanggal 29 April, kemarin.
“Kita minta kepada pengelolah THM untuk mematuhi edaran yang menyebutkan bahwa selama bukan suci Ramadhan jam operasional THM dimulai pukul 21.00 sampai dengan pukul 00.00 malam,” ujarnya.
Ditambahkan Anggo Rudi, pihaknya terus akan terus melakuan monitoring terhadap THM jika masih ada yang melanggar akan kita peringati secara keras.
Aturan pun sudah kita sampaikan kepada pengusaha THM, seperti di surat edaran Walikota juga kami tempelkan tadi di setiap pintu masuk THM,” kata Anggo Rudi
Terpisah, Kabag OPS Polres Pangkalpinang Kompol Sahbaini menagatan dalam kegaitan kali ini pihak kepolisan hanya mendampingi Dinas Pariwisata dalam memonitoring surat edaran Walikota Pangkalpinang.
“Kami juga menghimbau kepada pengusaha tempat hiburan malam untuk mengikuti sesuai surat edaran Walikota Pangkalpinang, Jadi ikuti lah aturan-aturan yang telah di sampai kan pemerintah daerah,” tutup Kompol Sahbaini. (das/6)

Related posts