Tersangka Pemain Lama Selundup Timah

  • Whatsapp
TIMAH BALOK – Aparat bersenjata laras panjang dari Polres Pangkalpinang menjaga ketat jalannya gelar ekspose tersangka dan barang bukti 77 timah balok selundupan kasus dugaan minerba, Kamis (18/5). (foto: bis

Gunakan Jalur Truk Lintas
77 Timah Balok Titip di Rupbasan

PANGKALPINANG – Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP M. Saleh menyebutkan, sebanyak 77 batang balok timah yang diamankan dari sebuah bunker di rumah H. Kamit di Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkal Balam Pangkalpinang, Senin (8/5) lalu masih dititipkan di Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (Rupbasan) Pangkalpinang.
“Untuk barang bukti timah balok yang berhasil diamankan sebanyak 77 batang dan barang bukti, saat ini kita simpan di Rupbasan. Nanti saat persidangan, barang bukti dan tersangka akan kita limpahkan ke kejaksaan,” ungkap Kasatreskrim saat ditemui Rakyat Pos, Kamis (18/5/2017) sore.
Ia mengungkapkan, penanganan kasus dugaan pelanggaran Minerba tersebut hingga kini masih dalam proses penyidikan dan penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
“Para tersangka, saat ini sudah kita lakukan penahanan di sel Rutan Polres Pangkalpinang. Kita juga masih melakukan pemeriksaan saksi ahli,” katanya.
Saleh menjelaskan, polisi sudah menetapkan tersangka yaitu pemilik balok timah tersebut, yakni H. Kamit (46) serta Tarmizi alias Bujang (44), yang merupakan sopir pembawa balok timah.
“Kalau hasil pemeriksaan kita di rumah tersangka, sudah diamankan tempat menggoreng. Untuk tersangkanya, saat ini sudah ditetapkan dua orang, yaitu pemilik dan pengangkut inisial T dan K,” bebernya.
Ditanya lebih jauh, melalui jalur manakah pengiriman balok timah milik bos timah yang sudah beberapa kali ditangkap polisi itu?, Saleh enggan merinci secara gamblang dan berdalih masih dalam tahap pendalaman.
“Mereka (H. Kamit dan Bujang) juga mengakui kalau mereka itu termasuk sudah cukup lama,” elaknya.
Disinggung lebih detail, apakah kedua tersangka sebelumnya sudah pernah diamankan atau termasuk pemain lama, dia mengaku, dirinya belum menjabat sebagai kasatreskrim kala kedua pelaku penyelundupan timah batangan itu.
“Saya juga tidak tahu, karena selama saya menjabat belum ada keterangan itu. Tetapi saya tidak tau sebelum-sebelumnya mungkin lima tahun sebelumnya saya juga tidak tau,” pungkasnya.
Dilansir, aparat Tim Gabungan Sat Reskrim Polres Pangkalpinang dan Polsek Kawasan (Polsek) Pelabuhan Pangkal Balam berhasil mengungkap kasus industri timah rumahan ilegal. Sebanyak 70 balok timah berbagai bentuk disita di sebuah bunker di dalam rumah milik H. Kamit yang berada di Lontong Pancur, Pangkal Balam, Senin (8/5).
“Pagi ini kita amankan 70 balok timah di kediaman warga yang merupakan pelaku ini. Kita dapatkan informasi dari masyarakat bahwa disembunyikan di bawah tanah dalam rumah pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP M Saleh kepada harian ini tadi pagi (8/5) yang ikut memimpin pengamanan bersama Kasekwas Pangkalpinang, AKP Faris.
Sampai saat ini, barang bukti berupa balok timah sudah diangkut ke Mapolres Pangkalpinang. Sedangkan untuk barang bukti berupa alat produksi masih diamankan di kediaman pelaku. Dan untuk pelaku, H. Kamit, masih dalam pemeriksaan anggota Penyidik Unit Pidsus Sat Reskrim Polres Pangkalpinang.
“Kita masih dalami lagi pemeriksaan terhadap pelaku. Dimana dia diduga melakukan tindak pidana yang melanggar Undang-Undang minerba,” katanya.
Informasi yang dihimpun di lapangan, aktivitas produksi timah ilegal yang dilakukan pelaku sudah berlangsung sejak tahun 2000. (bis/6)

Pos terkait