Terkendala Gelombang dan Arus Kencang, Pencarian ABK Tugboat Dihentikan

 

Tongkang 239 – Sebuah tongkang kosong bernomor 239 ini terapung-apung di Perairan Bangka Selatan, saat Tim SAR Gabungan mencari Tugboat Youngtat 9 penarik tongkang yang tenggelam, kemarin sore. Sebanyak 6 orang dari 8 ABK tugboat dinyatakan hilang. Sedangkan dua ABK lainya berhasil diselamatkan KM Khatulistiwa 8 yang sedang melintas. (foto: dok)

TOBOALI –Hari ke-5 pencarian Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat (TB) Youngtat 9 yang tenggelam di Perairan Pongok, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dihentikan sementara. Pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Satpol Air, BPBD dan Tagana Basel dihentikan karena faktor gelombang dan arus kencang.

Dua penyelam yang sejak dua hari berturut-turut melakukan penyelaman di kedalaman 52 meter meminta waktu untuk beristirahat. Tim gabungan masih menunggu owner untuk bersama-sama mencari solusi untuk mengapungkan Tugboat Youngtats 9 ke permukaan air.

Kepala Subseksi Operasi Basarnas Pangkalpinang, Kornelis mengatakan SAR, pencarian hari ini, Selasa (14/11/2017) dihentikan dan dilanjutkan dengan briefing besama tim gabungan. “Selain itu pintu kedap kamar ABK tidak bisa dibuka, korban sudah mengembung sehingga sulit untuk dikeluarkan dari kapal karena pintu sempit,” jelas Kornelis.

Sebelumnya, Senin (13/11/2017) Tim SAR Gabungan yang dipimpin Kapolres Bangka Selatan, AKBP Bambang K, berhasil menemukan satu (1) lagi mayat ABK TB Youngtat 9 dari dalam tugboat. Hingga hari keempat Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 2 jenazah ABK yang ikut tenggelam di dalam Tugboat. Tugboat ini tenggelam pada Jumat (10/11/2017) lalu. (raw)

No Response

Leave a reply "Terkendala Gelombang dan Arus Kencang, Pencarian ABK Tugboat Dihentikan"