by

Tenaga Kontrak Tak Lulus Seleksi, Erzaldi: Mudah-mudahan Ada Pekerjaan Lain

-Berita Kota-392 views
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat mewawancarai pelamar tenaga kontrak bidang kesehatan di ruang Batu Rakit, Rumah Dinas Gubernur Babel, Selasa (14/5/2019).(foto: Nurul Kurniasih)

PANGKALPINANG- Sebanyak 120 pelamar tenaga kontrak bidang kesehatan yang lulus seleksi kompetensi dasar dalam rekrutmen yang dibuka BKPSDM Pemprov Bangka Belitung (Babel) mengikuti tahapan akhir yaitu wawancara di ruang Batu Rakit, Rumah Dinas Gubernur Babel, Selasa (14/5/2019).

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman yang hadir dalam kesempatan itu turut serta mewawancarai peserta bersama Direktur RSUD Soekarno, Armayani, Kadinkes Babel, Mulyono, Kepala BKPSDM dan Assisten II Setda Pemprov Babel, Yulizar Adnan.

Pelamar yang lolos uji kompetensi ini akan dipilih untuk memenuhi formasi yang dibuka diantaranya 5 formasi untuk pendidikan di Pusat Layanan Autis, 61 orang untuk tenaga di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Babel dan 26 di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Babel.

Erzaldi mengingatkan setelah diangkat menjadi honorer bukan berarti ada jaminan untuk bisa diangkat menjadi PNS. “Honor daerah bukan menjadi syarat untuk diangkat jadi PNS, kalau angkat P3K, tetap akan tes, tidak bisa langsung,” tegasnya.

Saat wawancara, dia pun menanyakan puluhan pelamar dengan berbagai pertanyaan, baik seputar kesehatan, identitas diri, cara melayani pasien, hingga menguji peserta dengan mengaji.

“Nanti, bagi yang lulus, persiapkan 10 surat yang hafal, ayatnya lebih dari lima, kalau enggak hafal diberi waktu tiga bulan, jika tidak hafal kita eleminasi, kita ingin jiwa ini harus mulai dimainkan dengan hal-hal seperti itu,” ingatnya.

Erzaldi menyebutkan, wawancara atau tes tahap akhir seperti pantukhir ini dilakukan, agar Pemprov Babel betul-betul mendapatkan tenaga yang profesional, yang tidak sekedar mencari kerja tetapi juga paham akan tugas dan fungsinya.

“Kita mau lihat, apakah hanya bisa jawab teori atau bisa yang lain, sempat banyak yang enggak bisa jawab juga tadi dan itu fatal sekali, jangan anggap sudah lulus seleksi bisa langsung lulus, kita lihat performanya,” tegas Erzaldi.

Metode seperti ini, diakui Erzaldi akan lebih fair, karena akan terlihat mana SDM yang berkualitas atau tidak, mengingat yang akan direkrut adalah petugas medis, sehingga dicari yang memang betul-betul paham, jangan sampai berakibat fatal pada pasien dan lainnya.

Orang nomor satu di Provinsi Babel ini mengingatkan, bagi pelamar yang dinyatakan lulus nantinya akan diumumkan oleh tim dan bagi yang belum beruntung diminta untuk tidak berkecil hati. “Jangan putus ada, mudah-mudahan ada pekerjaan lain,” pesannya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Babel Sahirman Jumli menambahkan, 120 pelamar ini terdiri dari berbagai pelamar untuk formasi tenaga kesehatan baik perawat, dokter, apoteker dan juga terapis.

“Hasil penilaian akan kita gabungkan, kita rapatkan siapa yang lulus dan enggak, pak gubernur juga merekomendasikan beberapa peserta yang ia lihat memang bagus dan profesional,” terangnya.

Seperti salah satunya adalah pelamar dari Belinyu, yang dilihat memang profesional, layak, pintar serta memiliki kemampuan. Sementara untuk pelamar Satpol-PP, akan dijadwalkan oleh BKPSDM untuk seleksi lanjutannya. (nov/10)

Comment

BERITA TERBARU