by

Tellie Dorong Pemda Manfaatkan Program TORA

Tellie Ghozelie

Manggar – Anggota DPD RI asal Bangka Belitung, Tellie Ghozelie mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) memanfaatkan program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) untuk melepaskan lahan/kawasan yang pernah terbangun infrastruktur.
Hal tersebut diungkapkan Tellie saat bertemu dengan Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Beltim, Selasa (9/1/2018).

Menurut Tellie, ada sejumlah akses jalan di Kabupaten Beltim mandek karena alasan pembangunan jalan masuk dalam kawasan hutan lindung. Padahal, keberadaan jalan tersebut lebih lama dibandingkan penetapan kawasan hutan lindung.

“Jadi kita membahas bersama Kadis. Pemerintah sekarang punya program TORA, ini terkait dengan jalan yang di Batu Pulas dan Pantai Mudong terhenti gara-gara HLP. Karena Pemerintah memberikan kebijakan khusus kepada Daerah yang melakukan pembangunan infrastruktur khususnya kepentingan publik diberikan spesial treatment dengan program TORA dari agraria itu,” ungkap Tellie.

Karenanya, Tellie mendorong Kepala Dinas BMSDA bersikap proaktif supaya kesempatan ini jangan dilepas. Caranya, segera ditindaklanjuti dengan follow up pengajuan supaya ada pembebasan melalui program TORA.

“Nah itu bisa, sehingga kelanjutan pembangunan infrastruktur di dua tempat (Batu Pulas dan Mudong, red) itu bisa berjalan, bisa dilanjutkan.

Kalau infrastruktur tidak beres, bagaimana kita mendorong pariwisata ini. Karena itu masuk daerah pariwisata.

“Saya sampaikan ke Kepala Dinas segera diajukan penganggarannya,” pintanya.

Mengenai upaya pembebasan kawasan yang pernah dilakukan Pemerintah Daerah, Tellie tidak yakin secepat program TORA. Panjangnya birokrasi akan membuat pembebasan lahan membutuhkan waktu relatif lama.

“Jangan melalui pembebasan lahan secara konvensional karena program ini spesial jauh lebih cepat. Kalau itu kan harus ketok palu di DPRD segala. Inikan tidak, di Kementerian selesainya dan mereka jauh lebih memprioritaskan ini,” bebernya.

Tellie bahkan menyebut banyak hal bisa dimanfaatkan dengan program TORA ini. Beberapa prioritas yang dapat diakomodir adalah pemukiman masyarakat dalam kawasan, kepentingan publik, pembangunan infrastruktur yang mangkrak, atau rencana pembangunan infrastruktur lainnya.

“Maksud saya, ada kemudahan dari Pemerintah untuk membantu masyarakat, jangan sampai kita lewatkan begitu saja. Silahkan menginventarisir lahan itu, dimana lahan kepentingan publik, dimana untuk kepentingan masyarakat yang langsung bersentuhan, itu diajukan melalui program ini,” jelas Tellie.

Tellie menambahkan, infrastruktur pembangunan yang terhenti atau ada infrastruktur baru yang harus dibangun kemudian terhalang atau tidak bisa dilaksanakan terkait dengan kawasan lindung. “Ajukan pembebasannya sekarang. Jangan tunda karena kebijakan, ya kita tahulah bisa saja berubah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas BMSDA Beltim Ferry Irawan menyambut positif saran anggota DPD RI Tellie Gozelie. Ia memastikan, sesegera mungkin mengajukan pembebasan lahan dalam kawasan agar bisa dibangun.

“Cuma tidak bisa dibangun tahun ini, karena ada prioritas lain yang harus kita selesaikan. Kalau untuk pembebasannya, segera kita ajukan agar bisa di proses di Kementerian melalui program TORA,” singkat Ferry. (yan/3).

Comment

BERITA TERBARU