Tekan Angka Kemiskinan, Stisipol P12 Gandeng Smeru Research Institute

  • Whatsapp
Penandatanganan antara Stisipol Pahlawan 12 dengan Smeru Reseach Institut Jakarta, Rabu (18/9/2019). (foto: Riski Yuliandri)

SUNGAILIAT – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Pahlawan 12 Sungailiat bekerjasama dengan Smeru Reseach Institut Jakarta terkait penelitian kebijakan publik di Kabupaten Bangka.

Smeru Research Institute merupakan lembaga yang banyak melakukan penelitian kebijakan publik serta memberikan masukan perbaikan baik kebijakan program pemerintah maupun swasta agar lebih tepat sasaran.

Penandatangan kerja sama tersebut dilakukan di aula Kampus Stisipol Pahlawan 12 oleh Direktur Smeru Research Institute, Wijayanti dengan Ketua Stisipol P12, Darol Arkum, Rabu (18/9/2019).

Dalam kesempatan itu, Wijayanti mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi langkah Stisipol Pahlawan 12 untuk melakukan penelitian dalam menangani kesenjangan dan kesejahteraan di masyarakat.

“Dari kerja sama ini sebetulnya kita bisa bersama-sama dengan teman-teman Stisipol untuk bisa lebih tajam dalam melihat gambaran di masyarakat, karena semua teman-teman di sini sudah tahu masyarakatnya seperti apa, tetapi ya gitu kadang-kadang hanya melihat saja tanpa kita apa namanya menggunakan kerangka penelitian yang tajam,” ungkapnya.

Dari data yang dimilikinya, tingkat kemiskinan di Kabupaten Bangka tergolong rendah dan dalam beberapa tahun terakhir cenderung naik.

“Dari data kita memang relatif rendah, beberapa tahun ini stagnan dan cenderung naik, jadi perlu dicari solusinya bagaimana supaya bisa turun lagi karena itu lebih baik lagi,” tambah Wijayanti.

Ia mengharapkan dengan adanya kerjasama tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penelitian-penelitian yang disampaikan kepada Pemerintah Daerah sehingga bisa membuat program yang tepat untuk masyarakatnya.

Dalam kesempatan yang sama, Darol Arkum mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah awal pihaknya dalam membantu pemerintah dalam persoalan di kehidupan masyarakat.

“Ini langkah awal kita dalam melakukan riset, nanti kami akan melakukan beberapa riset terkait isu-isu pembangunan di skala lokal di Bangka belitung ini seperti isu-isu kemiskinan ataupun ketimpangan pendapatan, pengangguran, saya pikir bisa memberikan kontribusi positif untuk mensejahterakan masyarakat,” ungkapnya.(mla/10)

Related posts