Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Tangkal Hoaks, MUI: Tak Ada Larangan Berhijab di CV Sumber Jadi

keterangan pers di CV Sumber Jadi
keterangan pers di CV Sumber Jadi

RAKYATPOS.COM-PANGKALPINANG - Berita palsu atau lebih dikenal dengan istilah “hoax” menimpa CV Sumber Jadi. Pelarangan penggunaan jilbab ataupun diskriminasi agama, diluruskan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Haji Syamsuni Saleh  dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pangkalpinang Ustadz Johan usai mengunjungi kantor CV Sumber Jadi.

" Alhamdulillah sudah ada titik terang yang konkrit. Kita sudah cek sama-sama tidak ada pelarangan menggunakan hijab bagi karyawati yang bekerja di sini," ujar Haji Syamsuni Saleh yang diamini Kasat Bimas Polres Pangkalpinang Iptu Hardi dalam keterangan pers, Kamis (4/3/2021).

Dijelaskan H Syamsuni, terkait dengan hal upah yang dipermasalahkan oleh salah satu karyawati, menurut dia, bukanlah ranah MUI untuk menyelesaikan.

"Ini dengan Disnaker. Tadi sudah ada perjanjian hitam putih juga dengan Disnaker," ujar dia.

Dalam penyelidikannya MUI Kota Pangkalpinang juga menyampaikan kalau pihak perusahaan bahkan telah rutin memberikan reward ibadah umroh bagi karyawan dan karyawati yang menunjukkan kinerja baik saat bekerja.

"Kami bahkan mengapresiasi, ternyata reward yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan dan karyawatinya berprestasi tidak hanya umrah, tapi haji plus juga," ujar Haji Syamsuni Saleh.

Dengan adanya kesimpulan dari hasil penggalian keterangan yang dilakukan MUI, DMI bersama kepolisian ini, sekaligus juga meluruskan kabar bohong atau hoaks yang sempat dihembuskan, terkait isu keagamaan ini.

Sementara itu  Wakil Direktur CV Sumber Jadi bernama Lidyawati Ong  menegaskan , bahwasanya informasi yang beredar pelarangan berjilbab adalah tidak benar dan hoaks.

"Kita tidak ada larangan, jadi saya sampaikan kembali bahwa mereka para karyawati kita, bebas untuk berhijab, jadi berita yang beredar kemarin itu hoaks, tidak benar," tukasnya (aq3/7).

Diatas Footer
Light Dark