by

Tangis Haru Warnai Kunjungan Istri Tentara

Rumah Mata Yasin Dibedah

PANGKALAN BARU – Puluhan istri prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang dipimpin langsung Ketua Persatuan Istri Tentara Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Koorcab Rem 045/Garuda Jaya, Ny Abdurrahman mengunjungi Panti Jompo Emaus di Jalan Brafo, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (7/3/2018).
Kunjungan Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Daerah B Babel beserta rombongan tersebut masih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Persit Kartika Chandra Kirana yang ke-72 dan Hari Ulang Dharma Pertiwi ke-54.
Ketua Persit dan rombongan disambut langsung oleh pengurus panti dan tampak berkomunikasi dengan para penghuni yang umumnya sudah berusia lanjut.
Isak tangis dan rasa haru sebagian besar para penghuni tampak mewarnai kunjungan tersebut. Terlebih saat para lansia itu diajak berkomunikasi oleh Ketua Persit tentang kesehatan dan hal lainnya yang menyangkut kehidupan mereka di panti.
“Kami ingin bersilaturahmi kepada Opa dan Oma. Kami juga ingin berbagi kasih sesama insan Hamba Tuhan,” ujar Ny Abdurrahman dalam rilis yang diterima Rakyat Pos, tadi malam.
Salah satu pengurus mengungkapkan, ada beberapa orang penghuni panti tersebut yang jarang dikunjungi keluarga mereka.
“Oleh karena itu, mereka sangat terharu dan menangis. Mereka merasa ada yang masih peduli dan memperhatikan dalam mengisi hari tuanya,” ungkap dia.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Persit berkesempatan memberikan santunan kepada panti jompo yang diterima pimpinan panti.

Terharu Rumah Dibedah

Sementara itu di Tanjungpandan Kabupaten Belitung, rasa haru menghiasi keluarga Mata Yasin (70) dan Dian Iriani (58). Matanya berkaca-kaca rumah mereka dibongkar dan akan dibangunkan rumah baru.
Rumah Mata Yasin di Dusun Air Serku RT 24 RW 12 Desa Air Saga Kecamatan Tanjungpandan ini tergolong memprihatinkan. Kehidupan sehari-hari lansia ini pun hanya berkebun dan tentu saja tidak sanggup memperbaiki rumahnya yang sudah tidak layak huni.
Namun, pihak TNI/POLRI/ Pemda dan media massa ternyata peduli. Sebagai wujud kepedulian itu, peletakan batu pertama pembangunan rumah Mata Yasin dimulai pada Kamis (8/3/2018). RUmah itu akan direnovasi menjadi rumah layak huni.
Bedah rumah ini, nantinya akan dikerjakan secara bersama-sama oleh Kades Air Saga, Halim, Babinsa Koramil Tanjungpandan Serka Suminto, Babinkamtibmas Polsek Tanjungpandan dan anggota Brimob secara bergotong- royong.
Pjs. Bupati Belitung Sahirman melakukan peletakan batu pertama bedah rumah Mata Yasin, dilanjutkan oleh Dandim Belitung Letkol Kav. Eko Saptono K., Kapolres Belitung, Sanden Brimob dan Yakop dari pihak media.
Dandim dalam kesempatan itu mengatakan, bedah rumah ini merupakan salah satu kepedulian bersama lapisan masyarakat Belitung, terutama Kodim dalam membantu kesulitan masyarakat. Hal ini juga merupakan bagian dari darma bakti TNI pada bangsa dan negara.
“Kegiatan ini merupakan pekerjaan awal dari bedah rumah warga dan akan dilanjutkan program-program berikutnya. Terima kasih kepada rekanan-rekan yang telah membantu, sehingga pelaksanaan bedah rumah ini dapat tercapai,” ungkap Dandim seraya menjelaskan rencananya, bedah rumah ini akan dialokasikan waktu selama 6 minggu sudah siap dihuni kembali oleh Mata Yasin bersama keluarganya.(rell/rh/3)

Comment

BERITA TERBARU