Tanah Proyek Drainase Lubuk Besar Dibuang Sembarangan, Dikeluhkan Warga

  • Whatsapp
Bekas tanah buangan proyek drainase di Lubuk Besar dikeluhkan warga, Minggu (26/6/2019). Tanah itu dibiarkan begitu saja oleh kontraktor sehingga menghasilkan debu saat cuaca panas.(foto: Muhammad Tamimi)

LUBUK BESAR – Sejumlah warga Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mengeluhkan tanah buangan bekas galian proyek drainase yang dibuang ke halaman rumah warga.

Akibatnya, tanah itu mengganggu lalulintas warga dan menimbulkan debu saat cuaca panas. Menyikapi keluhan itu, warga mendesak pihak kontraktor supaya segera membuang tanah tersebut dari halaman rumahnya.

Syarifudin warga Desa Lubuk Besar menyesalkan pekerjaan kontraktor karena membiarkan tanah bekas galian di halaman rumahnya. Apalagi dirinya memiliki usaha warung kelontong yang bisa membuat makanan jualannya berdebu dan kotor.

“Kemarin itu sudah sempat kami kasih tau kepada pengawasnya, janjinya kepada kami tanah yang dibuang di pekarangan rumah mau dibuang, tetapi sampai hari ini belum juga dibuang,” ujar Syarifudin kepada wartawan, Minggu (23/6/2019).

Dia mengaku sangat terganggu dengan buangan galian tanah di pekarangan rumahnya tersebut apalagi cuaca sedang panas, debu dari buangan tanah itu mengotori tempat usahanya.

“Saya ini buka usaha warung kopi, cuaca panas seperti ini menjadi warung saya penuh debu, sehingga orang enggan untuk mampir,” ujarnya.

Syarifudin meminta kepada pihak kontraktor untuk segera mengangkat tanah bekas galian proyek drainase ini dari pekarangan rumah miliknya.

“Kita minta tanah galian ini untuk segera dibuang apabila tidak juga dibuang, maka akan kami uruk atau timbun kembali seperti semula,” ancamnya.

Terkait keluhan warga itu, Kepala Desa Lubuk Besar, Mardianto mengaku pihaknya segera mendatangi pihak kontraktor untuk membersihkan tanah buang itu dari pekarangan rumah warga.

“Besok akan kita datangi pihak kontraktor dan meminta untuk segera mengangkat tanah bekas galian itu apalagi banyak keluhan dari warga,” katanya. (ran/10)

Related posts