Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Takut Ditangkap Tim Buser Naga, Pelaku Pencurian Ini Pilih Menyerahkan Diri

Pelaku pencurian, Musdi (kaos merah) saat diamankan di Mapolres Pangkalpinang.(foto: Untunk Novrianto)
Pelaku pencurian, Musdi (kaos merah) saat diamankan di Mapolres Pangkalpinang.(foto: Untunk Novrianto)

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG - Musdi (23) warga Baru Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru memilih untuk menyerahkan diri ke polisi. Pelaku pencurian ini menyerahkan diri lantaran takut "berurusan" dengan Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang.

Pelaku dijemput Tim Buser Naga yang dipimpin Aipda Rudi Kiai di rumah kerabatnya di kawasan Batu Belubang, Senin (1/3/2021) sekitar pukul 14.00 Wib. Sebelumnya, Tim Naga mendapat laporan pelaku ingin menyerahkan diri.  

Pelaku yang berprofesi sebagai nelayan ini, saat diinterogasi petugas mengaku melakukan pencurian di sebuah toko milik Sumarni (36) di Dusun Sampur, pada 25 Februari 2021 lalu, sekitar pukul 01.20 Wib.  

Saat beraksi, pelaku terlebih dahulu memanjat dinding toko selanjutnya memecahkan asbes atap toko tersebut dengan menggunakan kakinya dan selanjutnya pelaku mengambil uang tunai Rp 7 juta dan dua buah BPKP mobil.  

"Saya mencuri sendiri, dari Batu Belubang jalan kaki menuju toko yang saya curi, hasil curian saya gunakan untuk keperluan sehari-hari," ujar Musdi kepada wartawan, Senin sore.  

Menurut dia, usai mencuri dirinya sering berpindah pindah tempat, diantaranya di sebuah kosan di Air Mawar, hal ini dilakukannya agar terhindar dari kejaran Polisi.  

"Saya lebih baik menyerah, karena sering saya baca di media sosial kalau tertangkap Tim Buser Naga urusannya akan lain, takut saya bang (wartawan-red)," kata pelaku.  

Terpisah saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra membenarkan pengungkapan kasus pencurian toko yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp 13 juta ini.  

"Alhamdulillah berhasil kami ungkap, pihak keluarga yang menyerahkan Musdi kepada Tim Buser Naga, selanjutnya berdasarkan laporan kepolisian, kasus ini dilimpahkan ke Polsek Pangkalan Baru, untuk diproses hukum selanjutnya," tutup Adi Putra. (unt)  

 

 

Diatas Footer
Light Dark