by

Surat Suara Pemilu Serentak 2019 Tiba di KPU Bateng Pukul 12.30

Penurunan Surat Suara Pemilu saat tiba di KPU Bateng sebanyak 200 koli dengan tiga jenis surat suara. Tampak petugas KPU menurunkan susu dari truk yang diangkut dari Pangkal Balam. Penurunan Surat Suara disaksikan Kapolres AKBP. Edison Ludy Bard, Ketua KPU Rusdi, Komisioner KPU Bateng, Komisioner Bawaslu Bateng, Kamis (21/03/2019).(foto: tamimi).

Surat Suara Pemilu Serentak 2019 tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Tengah (Bateng), Kamis (21/03/2019). Surat Suara tersebut dibawa menggunakan satu unit truk berangkat dari Pangkal Balam menuju KPU Bateng.

Surat Suara tiba di KPU sekitar pukul 12.30 WIB. Saat tiba, petugas KPU langsung melakukan penurunan dari truk yang dibungkus dalam koli dan disusun dalam gudang penyimpanan berdasarkan jenis surat suara.

Penurunan susu dikawal dan disaksikan Kapolres Bateng AKBP. Edison Ludy Bard Sitanggang, Ketua KPU Bateng Rusdi, Komisioner KPU Bateng, Komisioner Bawaslu Utoyo dan Wahyu.

Saat dikonfirmasi Rakyat Pos kepada Ketua KPU Bateng Rusdi mengatakan, jumlah Surat Suara yang tiba di KPU Bateng sebanyak 200 koli, dengan rincian 1000 lembar Surat Suara setiap koli. “Surat Suara yang tiba di KPU sebanyak 200 kardus,” ujarnya dalam jumpa pers kepada wartawan.

Dikatakannya, tiga jenis Surat Suara yang diterima itu adalah susu DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Koba. Untuk Surat Suara DPR RI sebanyak 125 kardus atau berjumlah 124.573 lembar, DPRD Provinsi Dapil Babel 2 sebanyak 125 kardus atau berjumlah 124.573 lembar, Surat Suara DPRD Kabupaten/Kota Dapil 1 sebanyak 47 koli atau berjumlah 46.366 lembar, Surat Suara Kabupaten/Kota Dapil 2 sebanyak 42 koli atau berjumlah 41.870 lembar, dan Surat Suara Kabupaten/Kota Dapil 3 sebanyak 40 koli atau berjumlah 39.338 lembar, total seluruhnya surat suara sebanyak 376.720 lembar atau 379 koli.

“Jadi, total Surat Suara yang tiba di KPU Bateng baru 3 jenis sebanyak 200 koli, sisanya 179 koli yang belum tiba,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Surat Suara yang belum tiba adalah susu DPD dan Presiden/Wakil Presiden.
“Total kurang DPD dan Presiden/Wakil Presiden, informasi besok datang ke Pangkal Balam. Penyebab Surat Suara yang belum datang yakni oleh divisi pengawasan karena beda percetakan,” tukasnya.

Dipenghujung wawancara, setelah seluruh susu tiba di KPU Bateng, maka tahap selanjutnya dilakukan penyortiran dan pelipatan. “Untuk sementara itu kita tunggu susu yang kurang, sedangkan Surat Suara yang telah tiba kita simpan di gudang untuk selanjutnya disortir dan dilipat. (ran/3).

.

Comment

BERITA TERBARU