Sungai Belakang Perumahan Green Land “Makan” Korban

  • Whatsapp
Warga menyaksikan proses evakuasi bocah tenggelam di sungai belakang perumahan Green Land Pangkalpinang oleh Tim SAR Gabungan, kemarin. (Foto Istimewa)

Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam

PANGKALPINANG – Teri Januarta (12) warga Selindung, Kecamatan Gabek ditemukan tak bernyawa oleh Tim SAR gabungan di dasar sungai bekas suplai air bersih Perumahan Green Land, Pangkalpinang, Selasa (7/7/2020).

Sebelumnya, Teri bersama tiga temannya Afgan, Tio dan Fikri sengaja datang ke sungai tersebut untuk berenang. Menurut Afgan, korban yang tidak bisa berenang ini tiba-tiba terpeleset saat berjalan di tengah sungai bekas jalan ekskavator yang berjarak dari tepi sungai kurang lebih 8 meter.

“Mulai berenang pukul 08.00 Wib, awalnya tidak ada kejadian apa-apa, sampai Teri Juarta tiba-tiba terperosok ke air yang dalam karena tidak bisa berenang dirinya langsung tenggelam,” kata Afgan kepada wartawan.

Baca Lainnya

Dia menyebutkan, sebelumnya berniat menolong temannya tersebut, namun tidak berani karena kedalaman air dan kemudian meminta kepada Zaki untuk meminta tolong kepada warga setempat.

Kemudian, Basarnas Babel dibantu warga melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban yang tenggelam. Sekira pukul 10.40 Wib korban ditemukan di dasar kolong dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah bocah yang diketahui baru selesai menempuh pendidikan SD ini kemudian dievakuasi oleh tim penyelam Basarnas dan selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Pangkalpinang untuk dilakukan tindakan medis.

“Mendapat informasi adanya anak tenggelam kami melakukan evakuasi dari pukul 09.50 Wib dan korban berhasil ditemukan  dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Kepala Basarnas Babel, Fazzli kepada wartawan, Selasa (7/7/2020).

Terpisah, Sekretaris RT 05 Selindung Lama, Kecamatan Gabek, Susmiati (46) mengaku mendapat informasi terkait peristiwa bocah tenggelam dari ketua RT setempat.

“Kolong ini memang kerap dijadikan tempat anak-anak mandi, ini bekas galian pembangunan Perumahan Greenland, mulai ramai dikunjungi anak-anak sekitar pukul delapan pagi,” kata Susmiati. (ist)

Related posts