by

Sulut dan Kabupaten Beltim Miliki Kesamaan Icon

-Belitong-84 views
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara, Jenny Karouw berserta jajarannya foto bersama Susy Siswari Yuslih Ihza selaku Ketua Dekranasda Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Kamis (21/3/2019).(foto: istimewa).

MANGGAR – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara, Jenny Karouw mengapresiasi kunjungan kerja Ny. Susy Siswari Yuslih Ihza selaku Ketua Dekranasda Kabupaten Belitung Timur (Beltim) ke Manado, Provinsi Sulut, Kamis (21/3/2019).

Pertemuan kedua daerah tersebut membawa inspirasi untuk saling bekerja sama dalam memajukan kerajinan daerah, sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui kerajinan UKM, apalagi Provinsi Sulut dan Kabupaten Beltim memiliki kesamaan icon yakni hewan tarsius.

“Pertemuan ini sangat baik untuk meningkatkan silahturahmi dan ajang tukar pengalaman terutama untuk memberi pembinaan bagi para IKM. Ternyata kita mempunyai kesamaan, yakni sama-sama memiliki icon hewan tarsius. Kalau kita gabungkan itu menjadi keunggulan dan miniaturnya bisa dipasarkan dalam jumlah besar, maka akan membawa pengaruh positif untuk perekonomian daerah,” kata Jenny.

Jenny menyampaikan, hewan tarsius telah menjadi salah satu icon di Provinsi Sulut jenis tarsius spektrum dan termasuk binatang langka.

“Hewan Tarsius yang kita miliki sangat langka. Kita bisa bekerja sama untuk bisa dibuatkan miniatur dari berbagai bahan lokal yang bisa dikerjakan oleh pengrajin masing-masing daerah, yakni dari sabut kelapa, besi, kayu, alumunium dan tanah liat tergantung pengrajin,” ungkap Jenny.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Beltim Ny. Susy Siswari mengungkapkan, kunjungan ke Sulawesi Utara dimaksudkan untuk memajukan kerajinan daerah di Beltim, sehingga kerajinan kita dapat bersaing di pasar global.

“Untuk dapat tampil bersaing di pasar global tentu bukan hal yang mudah, sebab kita harus mampu menghadirkan produk yang unggul dan berkualitas, agar dapat menerobos pasar global. Apalagi kita memiliki kesamaan yakni hewan Tarsius,” kata Ny. Susi dalam sambutannya.

Upaya yang dilakukan ini, kata Susy, sebagai langkah memajukan kerajinan daerah yang tidak hanya mampu membuka lapangan kerja dan memberi tambahan bagi ekonomi keluarga, tapi juga memberi daya tarik kepada para wisatawan yang datang ke daerah Beltim

Adanya kesamaan yang dimiliki kedua daerah, Ny. Susy menyambut baik dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui kerajinan UKM. Pihak Dekranasda bersama dengan Pemkab Beltim akan lebih mengembangkan kemampuan para pengrajin di Beltim

“Dekranasda sebagai mitra Pemerintah untuk membina IKM akan terus berupaya meningkatkan kemampuan para pengrajin agar dapat memberikan efek yang positif yakni dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Susi.

Usai melakukan pertemuan, rombongan dari Dekranasda Beltim dan Dekranasda Sulawesi Utara, melakukan kunjungan ke pusat kerajinan di Provinsi Sulut. (yan/kmf/3)

Comment

BERITA TERBARU