Sukses UNBK Demi Tercapainya Tujuan Mutu Pendidikan Nasional

  • Whatsapp

Oleh: Wahyudi, S. Kom
Guru SMK Negeri 1 Kelapa, Bangka Barat

Siswa SMK kelas XII dari hari Senin sampai Kamis ke depan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Mereka telah menyiapkan diri jauh-jauh hari untuk mengahadapi UNBK tersebut. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan Ujian Nasional dengan menggunakan komputer sebagai media dalam perangkat ujinya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem Ujian Nasional Berbasis Kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah dilaksanakan oleh sekolah. Perlu dipahami oleh siswa-siswi SMK bahwa kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh pihak sekolah. UNBK hanya sebagai alat ukur dalam pemetaan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Demi lancarnya proses UNBK, pemerintah dalam hal ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melaui BSNP membuat regulasi dalam pelaksanaannya. Dapat dipastikan USBN dan UN tahun 2019 secara umum tidak jauh berbeda dengan kebijakan USBN dan UN tahun 2018. Perbedaan ada pada proporsi jumlah peserta dan jadwal ujian. BSNP telah menyetujui prosedur Operasional Standar (POS) penyelenggaraan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) dan Ujian Nasional tahun pelajaran 2019.
POS USBN dan UN adalah ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan pelaksanaan teknis USBN dan UN pada 2019. Penetapan tersebut sesuai dengan surat edaran nomor 0101/SDAR/BSNP/XI/2018. Penetapan POS tersebut dimasukkan dalam Keputusan BSNP Nomor 0048/P/BSNP/XI/2018 untuk POS USBN dan Nomor 0047/P/BSNP/XI/2018 untuk POS UN. Dalam POS UN materi yang diujikan dalam UNBK untuk SMK adalah Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan.
Untuk persyaratan Komputer UNBK, seperti telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada Pusat Penilaian Pendidikan, sekolah harus menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi minimal untuk server PC/Tower/Desktop, Processor 4 core dan clock rate minimal 1.6 GHz (64 bit), RAM 8 GB, DDR 3, Harddisk 250 GB, Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7 /Linux Ubuntu 14.04, LAN CARD (NIC) 2 unit support GigaByte, UPS (tahan 15 menit), Jumlah server mengikuti rasio 1:40 (1 server maksimal untuk 40 client), Cadangan 1 server. Sedangkan untuk komputer clien dengan spesifikasi PC atau Laptop, Monitor minimal 11 inch, Processor minimal single core, RAM minimal 512 MB, Operating System: Windows XP/Windows 7/Windows 8/ LINUX / MAC / Chrome OS, Web Browser: Exambro versi terbaru, Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space), LAN Card, Jumlah client mengikuti rasio 1:3 (1 client untuk 3 peserta), Cadangan minimal 10%, Headset/earphone (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK).

Sementara pihak sekolah wajib mempersiapkan kegiatan pemantapan kepada siswa melalui aktivitas pendalaman materi UN, Tryout, pengayaan, dan pelatihan tata cara UNBK. Siswa juga dapat melaksanakan kesiapannya dengan mengikuti LES tambahan diluar jam sekolah. Mengerjakan soal-soal serta membentuk kelompok belajar bisa dilakukan juga oleh siswa. Mereka bisa bertukar pikiran biar lebih sinergi dalam mendapat pengetahuan. Cara ini, dilakukan lebih efektif dari pada belajar sendiri, karena cara belajar kelompok bisa memudahkan siswa belajar yang bisa menghadirkan proses pertukaran ide dan adanya kemungkinan diskusi dalam sudut pandang yang berbeda atas suatu persoalan tertentu dalam mempelajari matapelajaran yang mau di ujikan.

Dari segi uji coba pelaratan komputer, siswa harus dilatih menggunakan peralatan dan dilatih dalam tata cara membuka software UNBK. Sekolah sudah melaksanakan uji coba dalam bentuk try out UNBK. Siswa diharapkan sudah mahir dan terlatih dalam menggunakan peralatan komputer ataupun software UNBK. Proktor dan teknisi harus bekerja ekstra dalam hal mengelola server dan jaringan internet. Proktor dan teknisi bertanggungjawab baik dalam menginstal dan menjalankan program applikasi UNBK. Token ujian dan xambro juga sudah dalam keadaan terbuka melalui CBTSync ke server pusat beberapa menit sebelum peserta memasukan Token Ujian. Semua itu harus dipastikan bahwa virtual machine di server selalu dalam kondisi aktif dan terkoneksi internet selama tes berlangsung.
Dalam pelaksanaan UNBK, Siswa harus menyiapkan terlebih dahulu perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan dalam UNBK, usahakan jangan terlambat masuk ruangan UNBK, selalu berdo’a setiap mengawali kegiatan, tenangkan diri serta percaya diri bahwa bisa melaksanakan ujian yang bisa membuat tegang dalam menjawab soal-soal ujian pada komputer, pastikan komputer telah memunculkan soal untuk di klik, hati-hati dalam menjawab soal, jangan terburu-buru serta pastikan semua soal telah terjawab dengan teliti dan benar. Jika komputer tidak berfungsi dengan baik, segera lapor ke pengawas ruangan ujian yang nantinya bisa dibantu oleh proktor UNBK. Kalau semua prosedur sudah dilakukan dengan baik, yakinkan bahwa dengan segala usaha dilakukan, maka usaha tersebut tidak akan membohongi hasil yang akan dicapai. Sukses UNBK demi tercapainya tujuan Mutu Pendidikan Nasional.(***).

Related posts