Suhadi Pastikan Stok Pangan Basel Aman

  • Whatsapp

DPPP Tiap Minggu Pantau Harga

TOBOALI – Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suhadi memastikan persediaan pangan menjelang Ramadhan 1432 H aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, stock saat ini cukup dan tidak ada kendala. Selain itu, persediaan di tingkat distributor lumayan banyak. Saat ini, sedang memasuki musim masa panen padi, jadi dipastikan stock pangan seperti beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Basel.

“Untuk pangan, khususnya beras di distributor stabil, kira – kira 40 sampai dengan 50 ton untuk bulan ini, dan untuk hasil panen belum bisa diprediksi karena proses panen masih berlangsung,” ujarnya.

Ia mengatakan, DPPP Basel secara rutin setiap minggu melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di pasaran dan belum ada kenaikan. “Masyarakat jangan khawatir, karena persediaan bahan kebutuhan pokok di Basel sampai saat ini masih cukup dan aman,” tegasnya kepada Wartawan Selasa (23/4/2019).

Di sisi lain, Suhadi mengimbau para petani tanaman holtikultura dapat memanfaatkan bulan Ramadhan untuk menjajakan hasil bertaninya. “Bulan Ramadhan menjadi momentum bagi seluruh masyarakat salah satunya bagi para petani dan pedagang, biasanya daya beli masyarakat meningkat saat bulan Ramadhan,” imbuhnya.

Disebutkan Suhadi, banyak petani holtikultura seperti semangka, melon, mentimun, timun suri di Basel yang kualitas hasil panennya tidak kalah dibanding buah buahan yang didatangkan dari luar.

“Selain menjadi peningkatan ekonomi bagi petani, dengan tersedianya hasil panen petani lokal yang dipasarkan dapat menekan inflasi harga buah buahan tersebut, ” ungkapnya.

Diakuinya, semenjak banyak petani holtikultura khususnya buah buahan di Basel, harga komoditas buah dapat ditekan dan sejauh ini belum ada peningkatan harga.

“Justru bermunculannya petani holtikultura di Basel membuat para pedagang yang datang ke lahan tanaman petani holtikultura untuk membeli hasil panen petani dan dijual lagi ke daerah lain,” pungkas Suhadi. (raw/3)

Related posts