Suasana Kemeriahan HUT RI ke-74, Kurang Terasa

  • Whatsapp

Lomba PBB Tingkat Provinsi Sepi Peminat
Gubernur Evaluasi Pelaksanaan

PANGKALPINANG – Tahun ini, suasana kemeriahan peringatan HUT RI ke 74 tidak begitu dirasakan oleh masyarakat kota Pangkalpinang. Pasalnya, pawai baris berbaris (PBB) yang rutin digelar setiap tahun oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung di jantung kota Pangkalpinang, kini ditiadakan.

Pelaksanaannya dialihkan ke GOR Sahabuddin Jalan Pelepas kompleks Perkantoran Gubernur selama tiga hari 19-21 Agustus 2019. Ironisnya, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya banyak warga memenuhi tepi jalan yang menjadi rute pawai. Bahkan tidak sedikit mereka datang dari jauh untuk menyaksikan penampilan peserta pawai yang menarik dan beragam.

Animo peserta lomba PBB tingkat provinsi sebelumnya sangat banyak, mulai SD hingga perguruan tinggi, kelompok drum band, instansi pemerintahan, BUMN, dan ormas ikut ambil bagian. Setiap regu memiliki gaya dan variasi baris berbaris tersendiri, sehingga penampilan para peserta menarik dan menyedot perhatian warga yang menonton.

Sepi Peminat dan Penonton

Sayangnya, pelaksanaan lomba PBB HUT RI ke 74 yang pindah di Gor Sahbuddin ternyata tidak banyak diikuti para peserta, entah karena keengganan, ketidaktahuan, atau kurang tersosialisasikan. “Saya melihat, minat kurang, padahal kegiatan jni baik untuk mereka meningkat integritas, disiplin dan karakter,” kata Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, Senin (19/8/2019).

Ia juga menilai, kurangnya keterlibatan orangtua untuk menyaksikan anak-anaknya berlomba seperti ini, padahal jika disaksikan orangtua, akan membuat anak-anak merasa bangga dan termotivasi. “Akan kita evaluasi pelaksaan PBB ini sebulan sesudah atau sebulan sebelum 17 Agustusan,” imbaunya.

Pada hari pertama perlombaan tingkat SD, diikuti sebanyak 13 regu/peserta, dan gubernur melihat langsung pelaksaan lomba di GOR Sahabuddin, Senin pagi. Pada kesempatan ini, ia memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menyebutkan lomba ini, memiliki sasaran, yaitu anak – anak terdidik disiplin, terbentuk karakter dan melatih kekompakan serta intelegensia dari para peserta, karena harus menggunakan olah pikir dalam mengatur manuver dan variasi baris berbaris dengan tempat yang terbatas.

Lomba PBB, menurutnya lebih baik, menggantikan pawai baris berbaris yang biasanya dilaksanakan tiap tahun. Kedepan, pelaksanaan Lomba PBB ini, dapat bekerja sama dengan TNI Polri waktu persiapan yang lebih lama, sehingga sekaligus dapat mendidik anak – anak lebih disiplin dan berkarakter.

Gubernur menyarankan juga, kedepan agar pihak sekolah dapat mengalokasikan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk kegiatan itu. Motivasi para peserta dari puluhan SD di Babel, bertambah ketika Gubernur akan memberikan tambahan hadiah bagi para pemenang, dan berjanji kepada para pemenang untuk diajak berolahraga berkuda sekaligus mendapat pelatihan baris berbaris oleh Polda Babel.

Lomba PBB SD, SMP, SMA tingkat Provinsi Babel ini, dalam rangka memperingati HUT RI ke- 74 tahun 2019, dibuka secara resmi oleh Kapolda Babel diwakili Direktur Bina Masyarakat Polda Babel, Kombes Pol Rudi Hermanto yang dalam pembukaannya menyampaiakan kegiatan lomba PBB ini, merupakan modal dasar bagi para peserta untuk berprestasi baik di Bidang Akademik, olahraga maupun bidang lainnya.

Ketua panitia, Tarmin menambahkan, peserta lomba yang sudah mendaftar sebanyak ada 79 regu, terdiri dari 13 regu SD, 15 regu SMP dan 51 regu SLTA. “Lomba ini membangkitkan kedisiplinan, kalau di lapangan hal seperti itu enggak muncul, kalau dilombakan kreatifitas ada inivatif ada, integritas, ini yang diambil, tak hanya berjalan di jalan raya,” tambahnya. (nov/6)

Related posts