Stakeholder Diminta Bersinergi

  • Whatsapp
Peserta mengikuti acara mitigasi penanggulangan bencana terhadap titik daerah rawan bencana di Kabupaten Bangka di Ballroom Hotel Novilla Sungailiat, Rabu (26/2/2020). (foto: istimewa)

SUNGAILIAT – Setiap wilayah yang berada dalam teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana.

Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya bencana tersebut antara lain faktor alam hingga nonalam yang dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal ruang dan waktu.

Read More

Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka mengajak seluruh stakeholder bersinergi dalam hal mengambil langkah preventif hingga meningkatkan kewaspadaan penuh secara optimal.

Hal tersebut seperti dikatakan Asisten Administrasi Umum, Akhmad Mukhsin dalam acara mitigasi penanggulangan bencana terhadap titik daerah rawan bencana di Kabupaten Bangka di Ballroom Hotel Novilla Sungailiat, Rabu (26/2/2020).

“Seluruh stakeholder harus bersinergi untuk mengatasi bencana alam ini, pemerintah merupakan salah satu komponen saja,” kata Mukhsin.

Mukhsin mengimbau, seluruh jajaran dapat memberikan edukasi terhadap masyarakat di lingkungannya tinggal. Seperti halnya, pemberian bekal edukasi terhadap langkah pertama yang akan diambil ketika bencana terjadi.

“Sebelum terjadinya bencana, kita sudah harus mempersiapkan diri. Semua harus siap saat menghadapi bencana yang dapat terjadi kapanpun,” himbaunya.

Untuk itu, Mukhsin berharap kegiatan mitigasi penanggulangan bencana tersebut dapat memberikan secarik ilmu taktis kepada para peserta agar dapat diimplementasikan di kehidupan nyata saat diperlukan.

“Semoga kegiatan ini menambah pengetahuan bapak dan ibu, tidak ada satupun dari kita yang tahu kapan bencana itu datang,” pungkas Mukhsin. (dinkominfotik)

Related posts