Soal RUU HIP, DPRD Babel Temui Baleg DPR RI

  • Whatsapp
DUKUNG MUI – Massa Front Melayu Babel Bersatu (FMBB) ketika menggelar aksi damai mendukung MUI dalam menolak RUU HIP di Gedung DPRD Babel, Jumat (3/7/2020). FMBB menyampaikan lima poin tuntutan terkait menolak RUU HIP. (Foto: Roni Bayu)

Penuhi Janji Aksi Tolak FMBB

PANGKALPINANG – Hari ini, Senin (6/7/2020), para anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dijadwalkan melakukan pertemuan dengan DPR RI terkait aksi damai penolakan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jumat (3/7/2020) lalu.

Ketua Komisi I DPRD Babel Hellyana ketika dikonfirmasi Minggu (5/7/2020) membenarkan akan adanya pertemuan yang dilakukan DPRD Babel dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.
“Ya, besok (hari ini-red) jam satu siang bertemu dengan pimpinan Banleg DPR RI,” tukasnya singkat.
Sebelumnya, massa Front Melayu Babel Bersatu (FMBB) menggelar aksi damai menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jumat (3/7/2020).

Beberapa perwakilan massa tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi didampingi para anggotanya dari Fraksi PPP, PDIP, Nasdem, PAN, Gerindra dan PKS dalam audiensi di ruang banmus.
Pada kesempatan tersebut, Juru bicara (Jubir) FMBB, M. Kamal Abdul Rasyid menyampaikan lima poin yang menjadi tuntutan mereka yakni, poin pertama menolak RUU HIP dan menuntut penghentian pembahasannya.
“Poin kedua, mendukung penuh maklumat MUI Pusat tentang penolakan RUU HIP, poin ketiga, menolak kriminalisasi ulama dan tokoh yang kritis terhadap pemerintah,” sebutnya.

Baca Lainnya

Kemudian poin keempat, lanjut Kamal, menyerukan semua elemen bangsa untuk berjuang bersama melawan kebangkitan PKI (Partai Komunis Indonesia) dan ajaran Komunisme, Leninisme dan Marxisme.
“Poin kelima, mendesak DPRD Provinsi Babel untuk mengeluarkan sikap resmi menolak RUU HIP,” sebutnya.
Oleh karena itu, ia berharap, DPRD Babel dapat memperhatikan dan menindaklanjuti aspirasi mereka ke DPR RI.
“Tolong perhatikan aspirasi dan tuntutan kami tidak muluk-muluk, kami tidak pernah meminta harta jabatan dan sebagainya akan tetapi tolong amanat yang telah kami sampaikan ini amanat yang kami berikan ini, tolong dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Setelah mendengarkan audiensi dan diskusi singkat dengan para anggotanya, Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi menyatakan sepakat untuk meneruskan aspirasi tersebut langsung ke DPR RI.
“Kita perintahkan kepada Sekwan (Sekretaris DPRD Babel) untuk segera membuat dan merekomendasi penyampaian aspirasi masyarakat Babel ke DPR RI,” tukas Amri. (ron/1)

Related posts